Cakrawala News
Portal Berita Online

Diduga Error, Sistem Kebakaran Gedung Nusantara III Pecah karena Panas

Jakarta, Cakrawala.co – Asap Tebal dari Lantai 2 (dua) Gedung Nusantara III berhasil ditangani oleh Petugas Pemadam Kebakaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Pegawai dan Tamu-Tamu Parlemen sudah kembali ke ruangan masing-masing. Dilaporkan tidak ada api  dalam peristiwa tersebut, hanya sistem kebakaran yang error dan pecah karena panas.

Asap tebal yang semula diduga akan menimbulkan  kebakaran  tidak terjadi setelah Petugas Kebakaran dengan 3 unit truk dan 2 unit mobil dari Dinas Pemadam Kebakaran Pemprov DKI diturunkan. Asap tebal berhasil hilang dan udara kembali normal di Gedung Nusantara III sekitar pukul 13:00 WIB.

Menurut Taufik, Kepala Seksi (Kasi) Sektor I Dinas Pemadam Kebakaran Pemprov DKI yang sedang berpiket hari ini di lokasi kejadian mengatakan, “penyebab asap tebal karena sistem dari alat pemadam kebakaran, ketika ia ketangkap asap atau panas, ia akan pecah dan menimbulkan panas.” Taufik menambahkan, “sementara bukan korsleting listrik.”

Pasca peristiwa, Sektretaris Jendral (Sekjen) Dewan Perwakilan Rakyat  Republik Indonesian (DPR RI), Indra Iskandar mengadakan konfrensi Pers bersama Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) DKI Jakarta Irjen. Pol. Nana Sujanana di Media Center  Parlemen. Indra mengatakan, “Itu bukan kebakaran.” Menurutnya, “peristiwa ini adalah peristiwa ketiga yang terjadi karena sistem yang error.” Indra mengaku, seluruh ruangan di DPR menggunakan sistem standar yang paling tinggi yang paling sensitif. Pihaknya juga mengaku tidak bisa memonitor semua kegiatan yang ada di DPR satu persatu.

Sementara, “penyebab asap tebal dikarenakan kabel aerosol tersentuh,” kata Sekjen DPR. DPR akan mengevaluasi apakah sistem yang sensitif ini akan dipertahankan atau atau menurunkan suhu-suhu ruangan dibuat tidak terlalu sensistif. Selain itu, dilaporkan ”saat ini posisinya sudah sangat clear,  sangat bersih,  tidak ada kerusakan apapun,  tidak ada korban apapun,  tidak ada kerusakan titik apapun” ucap Indra Iskandar.

Sebelumnya diberitakan, tiba-tiba alarm kebakaran  di  Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen Jakarta berdering kencang dan dari lantai 2 (dua) mengeluarkan asap tebal pada Senin (24/02/2020) sekitar 11:40 WIB. Pegawai dan tamu-tamu Parlemen berhamburan keluar gedung.

Wartawan Cakrawala.co, Aulia Assidik yang sedang standby di Media Center Parlemen menyaksikan peristiwa tersebut melihat 2 petugas Pamdal Parlemen berlarian ke lift sambil masing-masing membawa 2 tabung alat pemadam api ringan (apar). Pegawai dan tamu-tamu Parlemen pun lari berhamburan keluar Gedung Nusantara III. (sdk)

%d bloggers like this: