Cakrawala News
Portal Berita Online

Diduga Diperkosa Teman Almarhum Bapaknya,Bocah SD Di Sukoharjo Hamil

19

SUKOHARJO JATENG CAKRAWALA.CO,-Seorang bocah berusia 13 tahun di sukoharjo, jawa tengah.berinisial TA diduga menjadi korban pencabulan ayah angkatnya.JS yang berusia 50 tahun,akibatnya,bocah yang maih duduk di bangku kelas enam SD tersebut mengandung lima bulan.

Prihal kehamilan TA bocah malang yang juga yatim piatu terebut diketahui pertama kali oleh bibinya dan pamanya Yang curiga lantaran perut TA semakin membesar,sang bibi dan suaminya langsung memeriksakan TA ke bidan yang letaknya berdekatan dengan rumah neneknya di desa manang kecamatan grogol,sukoharjo,jateng,setelah diperiksakan ternyata TA dinyatakan hamil lima bulan.

bibi TA,berinisial M saat ditemui di kompleks rumah nenek TA pada rabu(20/02/19) menjelaskan,ibu TA meninggal pada tahun 2016 silam,sedangkan ayahnya meninggal pada februari 2018 lalu.sebelum sang ayah meninggal,TA dititipkan oleh ayahnya kepada rekannya yang berinisial JS.Setelah meninggal,TA menjadi anak asuh dari JS dan tinggal di pager,kaliwungu,kabupaten semarang.bila musim liburan sekolah tiba,oleh JS,TA diantar ke sukoharjo,namun pada jumat( 15/02/19)lalu,TA hanya diantar sampai jalan dekat rumah sang nenek,padahal saat ini tidak sedang dalam masa liburan sekolah, ungkap M

ads bukopin

M,juga menanyai perihal kehamilan tersebut kepada TA langsung, dan TA, hanya diam tidak mau menjawab siapa yang menghamilinya.namun saat melaporkan ke polres boyolali,TA mengangguk jika JS yang merupakan ayah asuhnya yang juga teman almarhum ayahnya,yang telah menghamilinya,”kata M.

Pihak keluarga TA,dari garis keturunan almarhum ibunya maupun almarhum ayahnya,juga sudah melaporkan kasus ini di polres semarang karena rumah ayah asuhnya beralamat di kabupaten semarang.M menambahkan,dari keterangan polisi semarang yang datang ke rumahnya,kini JS sudah melarikan diri,JS yang berusia sekitar 50 tahun sehari-hari membantu istrinya berjualan es,yang kata kerabat kakak iparnya, JS memiliki anak sebelas orang,”ungkap M.

Sementar itu,kepala desa manang sumarno,yang prihatin dengan peristiwa tersebut,mengatakan, pihaknya akan memberikan pendampingan terhadap kasus dugaan pencabulan yang dialami korban,karena korban masih di bawah umur,pihaknya juga sudah koordinasi dengan kecamatan,babinsa,babinkamtibmas,bayan alias perangkat desa untuk memberikan pendampingan hokum,hingga pelaku mendapat ganjaran yang pantas.AGb

 

Comments are closed.