Cakrawala News
Portal Berita Online

Dicurikan Hp Sang Ayah untuk Belajar Online, Bocah MTS di Garut Ini Mengundang Banyak Perhatian

0 22

GARUT JABAR CAKRAWALA.CO – Kisahnya memang memilukan, membuat sesek di dada siapapun yang membayangkan jika itu menimpa dirinya.

“saya pusing dan kalut tidak tega melihat anak saya terus merengek minta hp karena tidak bisa belajar online,”kata Aj (41) seorang bapak yang nekad mencuri hp tetangga demi untuk memenuhi kebutuhan belajar online anaknya yang baru saja masuk MTs Negeri di Garut.

Menurut AJ dirinya tidak lagi mampu berpikir jernih saat rasa sesak didada bercampur sedih dan pilu karena anaknya gak bisa belajar secara online.

ads bukopin

“saya udah benar benar gelap mata saat itu tidak ada lagi yang bisa dilakukan kecuali mencuri hp milik orang itu, saya benar benar menyesal namun tidak ada pilihan lain saat itu,”ujarnya.

Ia menambahkan keinginan anaknya tidak lagi membuat dia mampu berpikir rasional.

“siapa yang tidak sayang dengan anak sendiri pak, mohon maaf saya gelap mata,”katanya sambil mata berkaca kaca.

AJ juga mengaku tak menyangka perbuatan nekadnya membuat sejumah pihak tiba tiba berdatangan ke rumahnya dengan berbagai bantuan yang ditawarkan.

“saya jadi makin haru dan ternyata banyak pihak yang tergerak membantu kesulitan anak saya dan keluarga,”imbuhnya.

S (13) bocah pintar yang baru saja masuk ke MTs Negeri di Garut memang mengalami kesulitan belajar online karena tidak memiliki hp sebagai alat untuk pembelajaran on line.

“saya sedih dan takut ketinggalan pelajaran karena tidak bisa belajar online, saya gak punya hp,”ucapnya polos dan lirih.

Sementara itu, Kajari Garut Sugeng Haryadi melalui Kasi Pidum Dapot Dariarma telah membelikan hp untuk kebutuhan bocah tersebut belajar online.

“saya terenyuh ini masalah kemanusiaan yang membutuhkan perhatian kita semua,”kata Kajari Sugeng Haryadi saat mengunjungi rumah keluarga Ajang sambil menyerahkan sejumlah bantuan, Rabu (5/8/2020).

Sugeng menyebut masalah hukum yang bersangkutan selesai selain pelapor sudah mencabut laporannya juga masalah tetsebut lebih melihat sisi kemanusiannya.***jmb

Leave A Reply

Your email address will not be published.