Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Dicoret Sebagai Calon Terpilih DPR RI, Ervin Lutfi Berikan Perlawanan

GARUT JABAR CAKRAWALA.CO ,- Tamparan hebat didalam dunia politik tanah air kini dirsakan sangat kuat bagi warga Garut, Jawa Barat. Politisi muda Garut bertalenta Ervin Lutfi kini dihadapkan pada pemandangan ketidak adilan oleh Partai yang menaunginya Gerindra yang telah mencoretnya dari daftar Calon Anggota DPR RI terpilih di Pemilu legislatif yang lalu.

Pergantian sepihak terhadap Calon Anggota DPR RI terpilih Ervin Lutfi oleh Mulan Jameela yang diamini DPP Partai Gerindra membuat tim politisi muda Ervin Lutfi segera layangkan gugatan ke Partai Gerindra dan KPU RI atas tindakannya tersebut.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa empat nama Caleg Partai  Gerindra dinyatakan terpilih oleh KPU RI hasil Pemilu 2019 lalu, salah satunya adalah Ervin Lutfi dari Daerah Pemilihan Jabar XI dalam Pemilu Serantak 2018 lalu.

Namun tiba tiba menjelang proses pelantikan para anggota Perlemen tersebut, tiba-tiba keluar Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Nomor 1341/PL.01.09-Kpt/06/KPU/IX/2019 pada 16 September 2019, yang memuat tentang pergantian empat caleg DPR RI terpilih dari Partai Gerindra.

“Kita akan layangkan surat gugatan baik terhadap DPP Gerindra dan KPU RI, pada Senin 23 September mendatang,”kata Dedi Kurniawan juru  bicara Ervin Lutfi kepada wartawan, Sabtu (21/9/2019).

Menurut Dedi, pihaknya akan melayangkan gugatan selain kepada DPP Partai Gerindra dan KPU, juga akan melayangkan gugatan kepada PTUN terhadap keputusan tersebut yang dinilai sepihak dan bertentangan dengan AD/ART bagi Partai Gerindra.

“Kita lakukan PK pada Mahkamah Agung terhadap putusan PN Jakarta Selatan,”ujarnya.

Dedi menambahkan upaya hukum lainnya akan terus dilakukan untuk memperjuangkan calon anggota terpilih asal Kabupaten Garut Ervin Lutfi  yang telah jelas jelas didzolimi dengan pencoretan serta pemberhentian keanggotan oleh DPP Partai Gerindra dimana secara AD/ART dianggap sudah tidak manusiawi dan melanggar UU Hak Asasi Manusia (HAM).

“Saya minta dorongan doa seluruh masyarakat Garut dalam menjalankan perjuangan. Demokrasi kita sudah di kotori oleh keputusan yang tidak berpihak pada masyarakat Garut,”katanya.

Ia mengakui  setelah adanya putusan KPU terkait pergantian anggota DPR RI terpilih, banyak advokat yang sudah siap meberikan dukungaan menjadi kuasa hukum. Termasuk ada beberapa pengacara asal Garut yang saat ini berada di Jakarta.

“Intinya ini adalah ketidak adilan yang harus kita lawan,”ucapnya.***jmb

Facebook Comments
%d bloggers like this: