Cakrawala News
Portal Berita Online

Dicerai Setengah Hati Perempun itu Dibakar Hidup-hidup

37

BOGOR, CAKRAWALA.CO,- Ini terjadi di Bogor, seorang perempuan bernama Yeni dibakar hidup-hidup dengan bensi oleh mantan suaminya berinisial B.  Yeni dibakar di rumah kontrakannya di Cikeriwis, Desa Limusmangunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor Jawa Barat (Akurat.co, 9/3/2018).

Kasus semacam ini sesungguhnya jamak terjadi. Pertanyaannya mengapa membakar menjadi alat untuk mencelakakan korban? Bisa jadi, memang membakar dengan sekadar menyiramkan bensin adalah cara yang paling mudah. Bensin ada di motor dan bagi perokok, biasanya juga membawa korek.

Dari sisi kriminologi, kasus semacam ini bisa menjelaskan bahwa kecenderungan orang membunuh korban dengan alat yang ada di dekatnya menjadi petunjuk bahwa tidak ada unsur perencanaan pembunuhan. Hal ini berbeda dengan kasus pembunuhan yang direncanakan, biasanya memang ada petunjuk dan bukti yang mengarah pada perencanaan pembunuhan.

Dalam kasus pebakaran Yeni oleh mantan suaminya di Bogor, kabarnya dipicu oleh api cemburu. Ketika B, mantan suaminya datang ke kontrakannya tidak dibukakan pintu, kemudian si pria itu pergi dan kembali lagi dengan membawa bensin. Ketika pintu dibuka dan isterinya keluar, di situlah mantan suaminya melakukan aksinya. Rumah ikut terbakar, tetangga berdatangan. Lalu korban dilarikan ke rumah sakit. Sementara pelakunya kabur.

Menurut polisi, apa yang dilakukan oleh mantan suami korban adalah karena cemburu. Bila benar demikian, berarti perceraian keduanya belum tuntas, alias perceraian setengah hati.

Mungkin si B setelah sekian lama ke sana kemarin tidak dapat juga pasangan yang cocok, dan ternyata mantan istyerinya lebih baik, maka datanglah kembali. Lalu bercerita bahwa ternyata mantan isterinya sudah punya pacar lagi. Maka emosinya terbakar, hingga akhirnya mantan suaminya membakar mantan isterinya. Kini sang mantan isteri lukanya 80 persen, bisa jadi mantan suami tak mungkin kembali lagi karena sudah beda rupa. Tapi penyesalan yang akan diterima karena harus menghadapi penjara. Kita tunggu penyelidikan lebih jauh oleh Polres Bogor. (fur/UCNews/9/3/2018).

Comments are closed.