Cakrawala News
Portal Berita Online

Desa Siwalanpanji Sukses Kelola TPST, Kini Hanya 30 Persen Sampah Dibuang ke TPA Jabon

0 403

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Desa Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Bisa dibilang sukses dalam mengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Dibawah kepemimpinan Kepala Desa (Kades), Achmad Choiron, SE.

TPST yang dibangun di RT 20/RW 04 pembangunanya secara bertahap dan baru di tahun 2021 bisa diselesaikan setelah mendapat kucuran dana Bantuan Keuangan (BK) dari Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor sebesar Rp 400 Juta rupiah.

“Pesan Bupati kami diminta untuk menyelesaikan TPST. Agar TPST lebih bermanfaat mengurangi beban sampah di TPA jabon. Alhamdullilah TPST sudah 90% lebih bagus dan baik dalam pengelolahan sampah. Kini sampah yang dikelolah mencapai 30-70 artinya sampah yang dikelolah 70 persen dan 30 persen sisahnya dibuang ke TPA Jabon. Dan itu sudah cukup ideal melihat TPST di ini baru saja berbenah,” Kata Kades Siwalanpanji, Achmad Choiron kepada cakrawala.co, Kamis 17 Februari 2022.

Kades Siwalanpanji, Achmad Choiron saat berada di ruang kerja.

 

Masih kata Kades yang merupakan alumni Umsida Sidoarjo Angkatan 93, Jurusan Ekonomi Manajeman. “Masyarakat harus mengetahui kita mempunyai tanggungjawab yang sama dan besar terhadap pengendalian sampah. Ini merupakan bentuk wujud bersama Bupati dan seluruh Stakeholder yang ada di Sidoarjo bekerja keras dalam permasalahan sampah,” Katanya.

Kemudian manfaat BK yang kedua bagi pembanguan di Desa Siwalanpanji berupa perbaikan jalan serta pavingnisasi.

“Perbaikan jalan dari PDAM hingga ke MTS, yang merupakan jalan alternative anak-anak sekolah, anak-anak pondok, serta masyarakat yang akan bekerja. Dalam perbaikan jalan dan pavingnisasi tersebut kita menggunakan dana BK dari anggota DPRD Sidoarjo sebesar 300 juta,” Ujar Choiron.

Dengan adanya dana BK, menurut Kades Siwalanpanji bisa membantu dalam hal merealisasikan program pembangunan desa yang tertunda akibat covid.

“Alhamdullilah dengan adanya dana BK Pemdes Siwalanpanji bisa merealisasikan pembangunan fisik di desa. Kami berharap tiap tahun ada,” Ujar pria yang pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Pertanian Pembangunan Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPP-SPMA).

Kucuran dana BK sebesar 700 Juta, dalam tahun 2021 Pemdes Siwalanpanji berhasil melakukan pembangunan, Saluran air RT 11-RW 03, Bosem RT 29 – RW 04 (Apa itu Bozem? merupakan sebuah waduk yang memiliki luas hingga puluhan hektar yang digunakan untuk menampung limpahan air hujan), Perbaikan paving RT 02 dan 03, RW 01 dan pembangunan TPST di RT 20/RW 04. (Win)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.