Cakrawala News
Portal Berita Online

Desa Lebo Dipimpin Kades Berjiwa Enterpreneur, Target Hasilkan PAD 1 Milliar per Tahun

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Jiwa entrepreneur sudah ada di dalam diri Kepala Desa (Kades) Lebo, Mahmudi Riyanto. Pria yang hanya lulusan SMA ini bisa dibilang sukses karena berhasil mengelolah Dana Desa (DD) sehingga menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 100 Juta per tahun.

Saat ditemui di balai desa, Kades Lebo yang biasa disapa warganya Aba Muk ini baru saja menerima kunjungan kerja Anggota DPR RI Arzeti Bilbina, SE,. M.AP, menjelaskan apa saja pembanguan yang sudah dilakukan di Desa Lebo, diantaranya memanfaatkan Tanah Kas Desa (TKD) seluas 8,5 Hektar untuk dibangun menjadi Pujasera.

“Ada 60 lapak di RT 11, yang dibangun pujasera. Sistem pembangunannya kita terapkan lelang dan sekarang sudah dikelolah oleh pihak ketiga atau pemenang lelang seluas 7,5 Hektar, 1 Hektar sisanya akan dibangun oleh desa,” kata Pria lulusan SMA Antartika tahun 1984.

Pujasera yang lokasinya di dekat tetangga Desa Durungbedung itu kini sudah laku 40 persen. Dan harga sewanya sudah naik dua kali lipat dari sebelumnya Rp 65 juta per tahun menjadi Rp 140 juta satu tahun.

“Selama tiga tahun pujasera dikelolah oleh pihak pemenang lelang, jadi jika sudah lepas dari pihak penggelola atau habis masa kontraknya. Nantinya akan dikelolah oleh desa dan itu bisa meningkatkan PAD, saya perkirakan masa akhir jabatan saya sudah mencapai angka Rp 1 milliar rupiah per tahun PAD desa Lebo,” ujar Aba Muk.

Dalam merencanakan pembangunan menggunakan DD, Pemdes Desa Lebo dibawah arahan Kades melakukan pembangunan pujasera lagi seluas 21X30 di sebelah balai desa, rencana akan ada 9 lapak satu lapak khusus untuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Selain itu juga dilakukan pembangunan paving di Dusun Sekar RT 4 RW 1, saluran box culvert sepanjang 60 meter di RT 15 RW 4, serta pembangunan ruko dan pasar di Dusun Sumber RT 11 RW 3.

“Karena saya punya prinsip Desa harus kaya bagaimana kita menjadikan desa memiliki PAD yang besar. Yakni dengan memanfaatkan salah satunya DD dengan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu perputaran uang kita upayakan dari desa kembali ke masyarakat. Contonya kita akan memiliki lapak yang dikelolah Bumdes, dari lapak itu jika ada kegiatan di desa makan minumnya mengambil di lapak Bumdes,” ujar pria yang sebelumnya memiliki usaha jual genteng dan baru dua tahun menjabat sebagai Kades Lebo. (Win)

 

 

%d bloggers like this: