Cakrawala News
Portal Berita Online
idul cakrawala

Desa Bluru Kidul Sosialisasikan Pemulasaran Jenazah Covid-19

0 222

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Pemerintah Desa Bluru Kidul melakukan sosialisasi pemulasaran jenazah Covid-19 di Gedung aula kantor Desa Bluru Kidul, Jumat 24 Juli 2021.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Desa Bluru Kidul, Tri Prastiyono dihadiri Ketua BPD, Ketua RW, pengurus rukun kematian (Rukem), Tokoh Masyarakat dan para modin Desa yang berjumlah 7 orang, Babinkamtibmas dan Babinsa.

Kades Bluru Kidul berharap melalui kegiatan ini dapat menghilangkan keragu-raguan masyarakat terkait tata cara pemulasaran jenazah Covid-19 sesuai dengan yang dianjurkan Pemerintah.

Selain itu, bantuan dari tokoh-tokoh agama untuk menyosialisasikan dan memberikan pengertian kepada umatnya, juga sangat diharapkan, termasuk meyakinkan bahwa Covid-19 itu benar-benar ada.

“Kita sosialisasikan kepada masyarakat yang selama ini paranoid terutama untuk menangani orang-orang yang meninggal di rumah. Kita harapkan semua bisa menerima, yang tadinya menolak ada yang meninggal karena covid masyarakat menolak sekarang semua menerima, maksudnya tidak boleh di makamkan di pemakaman desa sekarang bisa menerima dengan alasan faktor kemanusiaan juga membantu Pemerintah Kabupaten dalam membantu penannganan covid-19,” Ujar Kepala Desa Bluru Kidul, Tri Prastiyono.

Di desa Bluru Kidul ada dua Pedukuan yakni Dusun Rangka dan Dusun Bluru. Untuk pemakaman Desa ada 4 makam desa.

“Dalam sosialisasi ini kita juga hadirkan pengurus makam yang nantinya Ketika ada warganya meninggal baik karena sakit biasa ataupun kena virus corona. Diharapkan sudah cakap bagaimana menangani jenazah covid 19 mulai dari rumah sakit sampai pemakaman. Penanganan jenazah pasien Covid-19 juga harus dilakukan secara hati-hati. Untuk melakukan pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 diperlukan waktu sekira 2 jam hingga menyalatkan jenazah. Jika telah selesai, jenazah akan diserahkan ke petugas penguburan. Namun, jika tak ada petugas yang berani melakukan penguburan, petugas pemulasaraan yang harus turun tangan. Untuk mengurus jenazah pasien Covid-19, petugas harus menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap,” Ucap Kades. (Win)

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.