Cakrawala News
Portal Berita Online

Depok Tambah Sekolah Khusus Olahraga

0 716

DEPOK JAWA BARAT CAKRAWALA.CO antara tujuh Sekolah Menengah Pertama (SMP) baru yang diresmikan Pemerintah Kota Depok pada pertengahan Juni lalu, salah satu di antaranya menampung siswa memiliki minat dan bakat di bidang olahraga, yakni SMPN 30.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin mengatakan, SMPN 30 Kota Depok dikhususkan sebagai Sekolah Tematik Olahraga yang terletak di dekat Stadion Merpati. Nantinya dapat dimanfaatkan untuk aktivitas peserta didik.


“Karena di sana juga ada kawasan olahraga. Jadi bisa dimanfaatkan fasilitas itu untuk anak didik. Untuk sekolah kelas olahraga ada juga di SMPN 11 Depok,” ujar Thamrin kepada Abizar wartawan Cakrawala.co 

Sekolah tersebut, lanjut Thamrin, baru mulai membuka pendaftaran pada tahun ini. Sebagai bentuk nyata Pemerintah Kota Depok dalam menumbuhkan minat, bakat, dan potensi anak-anak di Kota Depok.


“Proses pendaftaran sama. Tetapi dikhususkan untuk anak yang punya minat dan bakat di bidang olahraga terutama yang punya prestasi. Kalau memang sudah terpenuhi kuota yang punya prestasi, baru diambil yang punya minat bakat saja,” bebernya.

Dirinya berharap, berdirinya sekolah tematik olahraga (SMPN 30) bisa memberi kesempatan para peserta didik yang acapkali terkendala menyeimbangkan antara kegiatan latihan, dan bertanding dengan akademik.


“Kami bekerjasama dengan Pengcab dibawah Komite Olah raga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok. Adanya ini kami harapkan tidak tertinggal dalam mengikuti akademiknya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 30 Kota Depok, Atiyatul Farida menuturkan tahun ini, sekolahnya membuka lima rombongan belajar (rombel) dengan satu rombelnya terdiri dari 32-36 siswa. Diketahui, sebanyak 114 siswa telah mendaftarkan diri.


“Jika sesuai Pagu, kuota 153 siswa. Dari Pendaftaran PPDB sampai selesai, kami baru menerima 114 siswa sehingga masih jauh dari pagu,” terangnya.


Lantaran masih jauh dari kuota pagu yang ditentukan Disdik, pihaknya masih membuka pendaftaran siswa/i baru secara luar jaringan. Dengan catatan, dapat memenuhi sejumlah persyaratan. “Seperti memiliki sertifikat atau piagam olahraga. Dan kami lakukan uji kompetensi,” katanya.


Proses pembelajaran di SMPN 30, lanjut Atiyatul, nantinya akan lebih difokuskan kepada materi olahraga, dibanding akademik. Hal ini diberlakukan agar peserta didik dapat mengembangkan potensinya.


“Proses belajar mengajar menjadi 40 persen untuk akademik dan 60 persen untuk penyaluran bakat dan minat olahraga di siswa. Kemudian juga saya sudah meminta mereka untuk mengisi formulir online. Setelah diklasifikasi, rata-rata mereka ikut latihan di klub olahraga. Jika yang tidak tergabung, insyaallah diarahkan ke Pemcab KONI masing-masing,” tandasnya* jurnalis 

( Abizar / Cakrwala.co ) 

Leave A Reply

Your email address will not be published.