Cakrawala News
Portal Berita Online

Depnaker Provinsi Gorontalo Buka Posko Pengaduan Penyalahgunaan THR

0 78

GORONTALO CAKRAWALA.CO,- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, pada tanggal 27 Mei 2019 akan melaunching posko Tunjangan Hari Raya (THR). Hal tersebut sebagai mekanisme pengaduan terhadap penyalahgunaan dari THR itu sendiri.

Kepala Seksi Hubungan Industrial dan Pengawasan, Depnaker Provinsi Gorontalo, Mastina Zakani, mengatakan bahwa hal ini dilakukan oleh pemerintah untuk melindungi hak daripada karyawan perusahaan tersebut.

“Launching posko ini akan dimulai pada tanggal 27 mei, kemudian besoknya posko THR akan berjalan serentak di Kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo,” ujar Mastina saat diwawancarai, Selasa (21/5/2019).

Selain itu, sesuai aturan dari Kementerian Ketenagakerjaan tersebut kata Mastina bahwa, setiap perusahaan yang ada di Provinsi Gorontalo harus membayar THR.

“Semuanya harus wajib, tidak ada yang terkecuali,” kata Mastina.

Ia pun menjelaskan terkait konsekwensi bilamana perusahaan yang tidak membayarkan THR, akan mendapat sangsi administrasi yang tertuang dalam Kementerian Ketenagakerjaan nomor 20 tahun 2016.

“Sangsi administrasinya dalam bentuk nota 1,2 dan 3,” Mastina.

Mastina menambahkan, jika sangsi administrasi berupa nota 1 sampai 3 tersebut tidak ditindaklanjuti oleh pihak perusahaan, maka kami dari Depnaker Provinsi Gorontalo akan memberikan sangsi penjabutan izin perusahaan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

No Comments
  1. Eko says

    Assalammualaikum bapak/ibu yang terhormat petugas Depnaker Gorontalo saya atas nama karyawan PT BB (Berkat Bersatu) yg bekerja di PLTU Tanjung Karang gorontalo utara ingin melaporkan bahwa sampai saat ini seluruh karyawan PT.BB belum mendapatkan THR. Karena kemungkinan besar THR tidak turun atau tidak keluar dari perusahaan PT.BB mohon bantuan kepada bapak/ibu petugas Depnaker untuk bisa menyelesaikan masalah ini agar kami seluruh karyawan mendapatkan hak kami masing”. Terimakasih kepada bapak/ibu mudah”an mau memperjuangkan hak untuk

Leave A Reply

Your email address will not be published.