Densus 88 Anti Terror,Geledah Rumah AR Residivis Kasus Terorisme Di Kadipiro Solo

SOLO CAKRAWALA.CO,-Densus 88 Antiteror Mabes Polri,jumat (16/8/19)melakukan penggledahan rumah terduga teroris AR di kampung sekip Rt 03/ Rw 23,Kadipiro,Banjarsari, Solo,Jawa Tengah.AR sendiri ditangkap densus jumat pagi tadi di jalan sumpah pemuda,Banjarsari saat bersama istri dan anaknya akan menghadiri hajatan di Sragen.

Penggledahan rumah yang ditinggali sumarno bersama anaknya AR yang merupakan terduga teroris bersama beberapa anggota keluarga lainya ini dilakukan tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri sekitar pukul 13.00 WIB.saat penggeledahan berlangsung,gang masuk ke lokasi rumah terduga teroris dijaga ketat aparat berpakaian preman,awak media yang hendak mendekati lokasi juga dilarang.sedangkan penggledahan di sekitar rumah terduga teroris juga disaksikan oleh petugas linmas dan pengurus Rt maupun Rw setempat.

AR sendiri dikabarkan telah ditangkap di Jalan Sumpah Pemuda Banjarsari, Solo, dalam perjalanan bersama istri dan anaknya saat akan menghadiri hajatan di sragen.Hampir dua jam penggledahan, Tim Densus dan Tim Polresta Solo meninggalkan lokasi dengan membawa sejumlah barang dari dalam rumah.Usai penggledahan awak media yang mencoba menghubungi pihak keluarga akhirnya hanya bisa gigit jari,lantaran keluarga AR langsung menutup pintu pagar dan rumahnya.

Agus Santosa (30) linmas kelurahan Kadipiro,Banjarsari yang ikut dalam penggledahan,menjelaskan,sebelumnya rumah AR akan digledah sebelum jumatan,namun kondisi rumah sedang kosong,karena pemilik rumah sedang pergi ke sragen,dan akhirnya di gledah jumat siang setelah pemilik rumah tiba.Agus mengaku tidak mengetahui secara pasti mengenai penangkapan AR,namun AR pagi tadi terlihat berangkat menghadiri hajatan ke sragen bersama keluarganya naik motor,,”dalam penggledahan tersebut Tim Densus 88 mengamankan  VCD ,Buku,Ponsel,Flasdisch,Baju Beladiri, Senjata sangkur dan Kompas,”katanya.

Agus menambahkan sekitar empat  hingga lima petugas Densus dan beberapa orang dari anggota Polresta Solo saat melakukan penggeledahan di rumah AR dan menggunakan metal detector.AR sendiri diketahui sebagai residivis kasus terorisme pada tahun 2010 lalu. AR saat itu ditangkap bersama kakaknya,namun hanya AR yang dijebloskan ke penjara. AR djuga dikenal ahli dalam bidang Robotic.Sementara hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian,terkait peristiwa ini..(AgB)

 

Facebook Comments
%d bloggers like this: