Cakrawala News
Portal Berita Online

Dengan Semangat Sumpah Pemuda, Wali Kota Madiun Ajak Millenial Berkontribusi Dalam Pembangunan Daerahnya

0 25

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, menggelar Talk Show, dengan tema “Peran Millenial di Masa Pandemi Covid-19 Dalam Semangat Sumpah Pemuda” di gedung Government Chief Information Officer (GCIO), Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Madiun, Selasa 20 Oktober 2020.

Bertindak sebagai narasumber dalam Talk Show yakni, Wali Kota Madiun, Maidi, pakar ilmu pengetahuan sosial sekaligus rektor Universitas PGRI Madiun (Unipma), Parji dan pakar komunikasi politik Universitas Airlangga, Suko Widodo. Dengan moderator Lista Mutia Sari perwakilan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Madiun.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, untuk meningkatkan pembangunan di Kota Madiun membutuhkan banyak masukan, ide dan gagasan tak terkecuali peran generasi millenial. Generasi millenial sering hanya dilihat dari sisi negatifnya, yakni pemalas, narsis dan sedikit manja. Millenial dianggap memiliki sedikit pengalaman.

ads bukopin

Namun tidak dipungkiri, kaum millenial memiliki pergaulan yang cukup luas. Disisi lain, generasi millenial akrab dengan penggunaan teknologi komunikasi, media, dan teknologi digital. Mereka juga terkenal sebagai pribadi yang terbuka, percaya diri, optimis, mudah menerima ide baru dan ekspresif. Hal ini sangat dibutuhkan dalam pembangunan dan perubahan yang baik di masa mendatang.

“Kita akan melibatkan anak-anak muda dalam pembangunan di Kota Madiun. Tentu bukan sekadar jadi daya tarik saja, tapi juga memberikan ruang bagi mereka untuk bereksplorasi dan menuangkan ide kreatif,” tutur Wali Kota.

Suko Widodo memberikan ide dan gagasanya membangun Kota Madiun.

Wali Kota mengaku salut, atas hal yang dilakukan oleh generasi millenial Kota Pendekar yang tidak malu menjadi tenaga bersih-bersih kota maupun Satpam. Menurutnya, sukses itu harus dimulai dari memanfaatkan kesempatan dengan baik sesuai kemampuan yang dimiliki. Meskipun tidak dipungkiri, masih ada beberapa pemuda yang perfikiran setelah lulus kuliah inginnya bekerja menduduki posisi penting di sebuah perusahaan.

“Saya harapkan kepada semua pemuda, dimana ada peluang kerja sesuai bakat dan minat, harus diikuti. Karena dari sana kita akan belajar dan memperoleh pengalaman dan akan mengawali kehidupan di masa datang, tidak bisa “ujug-ujug” (tiba-tiba, red) semua harus melalui proses,” ujar Wali Kota.

Hal ini mendapatkan apresiasi dari Suko Widodo. Pakar komunikasi politik Universitas Airlangga ini mengatakan, dalam sebuah upaya meningkatkan pembangunan di sebuah daerah dibutuhkan kolaborasi anak muda atau millenial. Untuk menyalurkan kontribusinya, millenial membutuhkan wadah untuk menampung ide dan gagasannya. Suko berharap, kedepan Kota Madiun semakin melibatkan banyak anak mida dalam hal perencanaan pembangunan.

“Millenial perlu wadah untuk menyalurkan kontribusi perencanaan pembangunan di daerahnya. Anak muda jadi kunci pembangunan masa depan,” tegasnya.*(ADV/Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.