Cakrawala News
Portal Berita Online

Demo Buruh di Banjar Tuntut Penghapus RUU Ketenagakerjaan

0 6

BANJAR JABAR CAKRAWALA.CO – Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Solidaritas Buruh Kota Banjar, berunjuk rasa ke kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Banjar, Senin (7/10/2019). Aksi massa ini dipicu oleh penolakan terhadap revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan nomor 13 tahun 2003 dan peraturan pemerintah nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan, pesangon, dan cuti haid bagi buruh wanita.

Sempat terjadi aksi saling dorong ketika massa memaksa masuk ke dalam kantor untuk bertemu kepala dinas, namun dihalangi petugas. Setelah negosiasi beberapa perwakilan massa diizinkan menemui petugas dinas untuk menyampaikan aspirasi massa.

“Tuntutan kami adalah menolak beberapa pasal bersamalah dalam RUU Ketenagakerjaan dan RKUHP. Cabut PP 78 Tahun 2005 dan ikut sertakan perwakilan setiap organisasi buruh dalam penentuan kebijakan kenaikan upah serta kenaikan upah sesuai perhitungan Kebutuhan Hidup Layak atau KHL. Kemudian kami juga menolak kenaikan BPJS Kesehatan dan tingkatkan pelayanan bagi buruh peserta BPJS di rumah sakit, tingkatkan kinerja Disnaker Kota Banjar, terapkan Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan terhadap perusahaan-perusahaan di Kota Banjar paling lambat pada Januari 2020 mendatang,” ujar Ketua Forum Solidaritas Buruh Kota Banjar, Toni Rustaman kepada awak media usai menyampaikan aspirasinya di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar.

ads bukopin

Toni menambahkan , bahwa buruh pun menuntut Disnaker Kota Banjar untuk benar-benar melakukan pengawasan terhadap seluruh perusahaan yang di Kota Banjar.

“Meningkatkan kinerja dan bekerja lebih objektif dalam permasalahan buruh di Kota Banjar, serta bekerja sama dengan FSB Kota Banjar,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekertaris Dinas Ketenagakerjaan Kota Banjar, Yudi Kardiman menyampaikan permintaan maaf atas ketidakhadiran Kepala Ketenagakerjaan Kota Banjar. Menurutnya, kepala dinas sedang tidak ada di tempat, karena sedang ada dinas ke luar kota.

“Kami siap menerima masukan-masukan dari rekan-rekan FSB dan siap memberikan teguran kepada pemilik atau perusahaan yang tidak mementingkan hak-hak buruh,” ucapnya.

Sebelumnya massa pun melakukan unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banjar. Usai melakukan aksi di Dinas Ketenagakerjaan, massa kemudian melakukan aksinya ke kantor setda Kota Banjar dengan tuntutan yang sama.***Hermanto

Leave A Reply

Your email address will not be published.