Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Dekranasda Sulsel Dapat Bantuan Dana Program CSR PT Pertamina

0 16

CAKRAWALA.CO, MAKASSAR – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Sulawesi Selatan (Dekranasda Sulsel) keciprat program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi hingga Rp 3,7 miliar rupiah.

Penyerahan yang dilakukan secara simbolis diberikan oleh General Manager (GM) PT Pertamina MOR VII CD Sasongko kepada Ketua Dekranasda sekaligus Ketua TP PKK Sulawesi Selatan, Liestiaty Fachrudin Nurdin di Gubernuran Sulsel Jl Sungai Tangka Makassar, Senin (13/07/2020).

Program CSR Pertamina senilai Rp 3,7 miliar rencananya diperuntukkan bagi 73 UMKM kerajinan tangan di bawah binaan Dekranasda Sulsel dan usaha makanan dan minuman yang berada di bawah binaan PKK Sulsel di 10 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan.

“Kami bersyukur pihak PT Pertamina memberi perhatian kepada UMKM kita di Sulawesi Selatan. untuk support usaha mereka supaya berkembang apalagi ada pandemi Covid-19. dengan adanya suport dari Pertamina mereka akan bangkit,” ujar Liestiaty Nurdin.

GM Pertamina MOR VII CD Sasongko menjelaskan, program kemitraan bersama Dekranasda Sulsel tidak terbatas pada pemberian modal. Tetapi, juga pada pendampingan usaha selama tiga tahun.

“Mencakup pelatihan, mentoring dan coaching, serta mendapat kemudahan dalam melakukan promosi produk melalui pameran lokal, nasional, dan bahkan internasional,” tuturnya.

Communication and Relations PT Pertamina MOR VII Sulawesi Deni Saputra Ramadhan mengatakan, kerja sama dengan Dekranasda Sulsel dalam program kemitraan merupakan yang pertama kali dilakukan.

“Ini yang pertama. Jadi UMKM binaan Dekranasda yang pertamina kasih modal 73 UMKM sudah melalui survei semua oleh tim Pertamina.” ucapnya.

Tambahnya, total pjnjaman yang diberikan per UMKM bervariasi. “Kalau maksimal pinjaman di Pertamina bisa sampai Rp 200 juta. Dikembalikan dalam waktu 3 tahun yang dicicilan per bulan. Jadi per bulan hanya bayar pokok plus jasa administrasi,” ujarnya.

“Jasa administrasi itu 3 persen per tahun. Kalau pokoknya kurang lebih jumlah pinjaman dibagi 36 bulan. Ada formulasi tersendiri untuk perhitungannya. Intinya gak ada sistem denda,” Tutupnya. (Ant/Ril)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: