Cakrawala News
Portal Berita Online

Dekot Jakpus Pertanyakan Infrastruktur di Kebon Kosong Terbengkalai Puluhan Tahun

Wakil Ketua Dewan Kota Jakarta Pusat, Drs. Nasirman Chaniago

 

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Puluhan tahun infrastruktur di wilayah Kebon Kosong terbengkalai alias tidak pernah disentuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Sehingga warga masyarakat dipemukiman padat ini merana.

Hal tersebut diungkapkan, Wakil Ketua Dewan Kota (Dekot) Jakarta Pusat, Drs. Nasirman Chaniago di penghujung acara Rapat Pimpinan (Rapim) tingkat kota berlangsung di ruang pola kantor Pemkot setempat, Jalan Tanah Abang I, Gambir tadi pagi, Selasa (21/01/2020).

“Kami selaku Dekot Jakarta Pusat mempertanyakan infrastruktur di wilayah Kebon Kosong yang tidak pernah disentuh oleh Pemprov DKI Jakarta. Padahal, jalan lingkungan yang dulu disebut dengan jalan MHT itu merupakan aset Pemprov DKI Jakarta,” ungkap Nasirman.

Menurutnya, permasalahan ini perlu dijelaskan agar warga masyarakat Kebon Kosong tidak terjadi kesalahpahaman antara Pemprov DKI Jakarta dan Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK) selaku pemegang Hak Pengeloaan Lahan (HPL) eks Bandar Kemayoran.

“Saya merupakan Dekot dari Kecamatan Kemayoran sudah melakukan diskusi dengan beberapa tokoh masyarakat tentang pembenahan lingkungan, atas nama masyarakat, kami sangat berharap sektoral terkait seperti Sudin Bina Marga (BM), Sudin Sumber Daya Air (SDA) dapat melakukan perbaikan jalan maupun saluran air di lingkungan RW 03 sampai dengan RW 09.

Lanjut Nasirman menerangkan, karena hampir 34 tahun Pemprov DKI Jakarta tidak pernah memperbaiki dengan alasan bukan Aset mereka.

Meski begitu, usulan perbaikan jalan maupun saluran, kata Nasirman, pengurus RT/RW dan LMK serta warga masyarakat pada setiap tahun mendorong perbaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembanguan (Musrenbang), tetapi tidak bisa menikmati hasil dari Musrenbang. Bahkan, akhirnya mereka apatis terhadap penyelenggaraan Musrenbang.

“Dekot usul harus ada upaya, minimal jalan dan saluran air di lingkungan sekolah dan puskesmas dapat dibenahi agar sekolah dan puskesmas itu dapat terlihat lebih baik. Karena saat ini jalan nya rusak dan saluran airnya binggung tidak mengalir karena tersumbat,” tandasnya.

Sementara, Wali Kota Jakarta Pusat, H. Bayu Meghantara mengatakan, pihaknya sudah berupaya masuk dengan menggerakan kerjabakti massal dengan warga Kebon Kosong membersihkan saluran-saluran.

“Untuk yang lain tidak dapat dilakukan. Nanti kita akan coba duduk bersama untuk mencari solusi nya,” singkatnya. (Van)

%d bloggers like this: