Cakrawala News
Portal Berita Online

Dekopinda Kota Yogyakarta Berupaya Sehatkan Semua Koperasi

0 89

JOGJAKARTA,CAKRAWALA.CO-Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Yogyakarta, hari ini Selasa (23/2/2021) menggelar Musyawarah Daerah bertempat di Ruang Eksekutif Room Kampus Universitas Janabadra Yogyakarta. Musda kali ini mengusung tema Tingkatkan Peran Koperasi di Era Digital dalam Masa Pandemi Covid 19.

Ketua Dekopinda Kota Yogyakarta terpilih periode 2021-2026, Agus Mulyono mengatakan Dekopinda selama ini menjadi mitra resmi pemerintah.

“Langkah pertama setelah Musda ini, kami akan sounding dulu ke Dinas Koperasi dan Perindustrian Perdagangan Yogyakarta karena Dekopinda selama ini merupakan mitra resmi,” ungkap Agus Mulyono saat ditemui disela – sela acara musda.

lebih lanjut Agus Mulyono menambahkan setelah bersinergi dengan pemerintah, langkah selanjutnya adalah konsolidasi. Sebab di Kota Yogyakarta ada sekitar 1000 koperasi dengan kondisi yang bermacam-macam. Ada yang sehat, ada yang kurang sehat dan ada pula yang tidak sehat.

” Dengan susunan pengurus yang dilengkapi majelis pakar dan penasehat, komite dan pengurus yang totalnya ada 18 orang, Dekopinda Kota Yogyakarta pun akan berusaha membantu agar koperasi-koperasi yang kurang dan tidak sehat disehatkan kembali agar bermanfaat bagi anggota dan masyarakat,” ujar Agus.

Agus menyatakan pihaknya tidak mau muluk-muluk. Dekopinda fokus pada penyehatan koperasi dimulai dari mendigitilisasi yang belum digitial. Sebab jumlah koperasi yang belum digitial ini cukup banyak. Ada ratusan koperasi.

“Nanti semua pengurus Dekopinda itu akan disebar ke seluruh wilayah Kota Jogja untuk menelusuri pengurus – pengurus koperasi untuk melihat situasinya. Dekopinda Kota Yogyakarta akan membantu bagaimana koperasi atau UMKM yang belum bisa memasarkan produknya secara digital yang efektif diberi pelatihan. Kita akan komunikasikan juga dengan dinas, ini harus online atau tidak, sarana prasarananya butuh bantuan tidak,” jelas Agus.

Agus mengatakan dengan sekitar seribuan koperasi yang ada di Kota Yogyakarta, pihaknya akan mendorong seluruhnya dalam status sehat.

“Untuk melihat sehat tidaknya koperasi cukup sederhana, bisa dilihat dari kekuatan link atau jaringan yang dimiliki. Sebab jika tidak punya jaringan, maka akan mengalami kesulitan,” ujar Agus.

Dekopinda Kota Yogyakarta, imbih Agus, sebenarnya kini sedang ditunggu untuk bekerjasama membuat motor listrik, namun peluang itu kini dikaji dulu sembari konsolidasi pasca kepengurusan baru terbentuk.

“Kuncinya digitalisasinya jalan dulu, koperasi jangan lagi konvensional hanya dikelola sebagai sarana simpan pinjam, melainkan difungsikan sebagai link atau jaringan. Sebab kita unggul dari sisi sifat gotong royong, bukan sekedar transfer uang tapi juga transfer pengetahuan,” ujarnya.

Wakil Ketua Dekopinda Kota Yogyakarta Vicka Ayu mengataan saat ini posisi Dekopinda juga kian kuat dengan adanya tim assesor atau penilai ketika koperasi butuh bantuan modal perbankan.

“Dekopinda kota Yogyakarta bisa melakukan penilaian awal kepada koperasi yang butuh bantuan permodalan sebagai rekomendasi untuk perbankan, jadi peluang mendapat pinjaman modal lebih besar,” pungkasnya. ( Okta/ Santosa )

Leave A Reply

Your email address will not be published.