Cakrawala News
Portal Berita Online

Dedi “Bertarung” lawan Istrinya Perebutkan Kursi Kepala Desa Cibadak

CIANJUR,CAKRAWALA.CO- Perhelatan Pemilihan Kepala Desa periode 2020-2026 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat tak lama lagi akan digelar.

Namun ada yang menarik dalam pesta demokrasi tingkat desa itu. Entah tidak berminat atau tidak mempunyai pendukung menjadi bacalon Kepala Desa, atau memang tidak kuat untuk “bertarung” melawan calon lainnya. Waallahualam.

Sesuai dengan tahapan pemilihan dan batas waktu pendaftaran, akhirnya panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) terpaksa menutup pendaftaran dengan menerima 2 orang bakal calon kepala desa yang menyerahkan persyarakatan pencalonan. Dua orang itu adalah pasangan suami istri Dedi L Paris dan Dwi Astuti.

Hal itu terjadi di Desa Cibadak, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Dedi L, Paris, SH. MK.n, yang merupakan sang petahana. Dedi akan “bertarung” dengan sang istrinya yaitu Dwi Astuti Indartin (40).

Dedi mengatakan, pencalonan dirinya kembali menjadi Kepala Desa Cibadak karena didasari niat yang tulus untuk memajukan desanya. Selama periode pertama kepemimpinannya, desa cibadak sudah mengalami peningkatan baik dari segi insfrastruktur maupun dari sosial dan kemasyarakatan.

Dwi Astuti ketika menyehkan berkas pencalonan kepala desa

“Berkat dukungan dari seluruh masyarakat serta segenap perangkat pemerintahan desa cibadak, saya kembali mencalonkan menjadi kades melawan istri saya, ” katanya.

Dia juga menjelaskan, selama dia memimpin pemerintahan desa cibadak, seluruh anggaran yang bersumber dari pemerintah diantaranya Anggaran Dana Desa, Dana Desa serta dana bantuan dari pemerintah provinsi seluruh dipergunakan untuk kepentingam masyarakat desa, “Saya tetap transparan dalam penggunaan dana- dana tersebut, “tutur Dedi yang mantan jurnalis itu.

“Insyaallah bila ada ijin Allah saya kembali memimpin desa cibadak, saya akan tetap berjuang sekuat kemampuan saya membangun dan memajukan desa, kami mohon doa dan dukungannya terutama dari para tokoh- tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda serta seluruh masyarakat desa cibadak, “ungkap Dedi pada cakrwala.co. Minggu (14/12).

Sementara itu, H. Cecep Rahmat Mansoer, Ketua PPKD Cibadak mengatakan, sesuai dengan tahap tahapan pemilihan hingga waktu penutupan, panitia baru menerima dua orang bacalon yang mendaftar dan menyerahkan pengembalian formulir.

“Baru pak Dedi sama ibu Dwi Astuti yang mendaftar dan menyerahkan syarat pencalonan, “kata Ketua PPKD Cibadak.

Dari pantauan cakrawala.co, Dedi Lauhul Paris bersama sang istri mendaftarkan diri secara bersamaan dengan membawa masing- masing tim suksesnya, keduanya akan bertarung pada pilkades cibadak yang akan digelar sebentar lagi. ***(d_hen).

%d bloggers like this: