Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Dave “Londo Kampung” Jephcott Berbagi Tips Membuat Konten Kepada Pelajar/Mahasiswa Kota Pendekar

0 16

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Maraknya media sosial, semacam Youtube, Blog, Instagram, Twitter, Facebook, dan sejenisnya membawa implikasi yang baik dalam budaya literasi atau budaya membaca plus menulis. Dampaknya, meskipun tidak membaca media cetak seperti koran atau majalah, masyarakat semakin aktif memperoleh informasi melalui portal di laman daring.

Hal inilah yang dilirik Pemerintah Kota Madiun. Yakni mengajak masyarakat untuk ikut mempromosikan Kota Madiun dengan berbagai hal positif dan inspiratif. Seperti disampaikan dalam sambutannya, Walikota Madiun Maidi ingin, sebagai warga Kota Madiun harus bangga dengan Kotanya.

“Ya, Kota Madiun akan kita rombak menuju Kota Internasional. Seperti lirik lagu “Madiun Nyaman dan Damai” menjadi Kota nomer 1 di Negeri ini. Kita mulai dari diri kita sendiri, bagaimana mempromosikan Kota Madiun melalui konten positif di media sosial,” kata Walikota.

Hadir sebagai narasumber alam acara bertajuk “Penggunaan Media Sosial Sebagai Sarana Literasi Informasi,” Dave Jephcott, seorang “content creator” asal Australia yang lebih familiar dengan sebutan “Londo Kampung”.

Jawaban “Apik – apik wae” ketika ditanya kabarnya oleh host talk show Kiki Desilia, seketika memecah suasana Ballrom Sun Hotel, kamis 28 november 2019, yang dihadiri ratusan siswa – siswi SMA/SMK sekota Madiun dan perwakilan Mahasiswa perguruan tinggi yang ada di Kota madiun

Pria yang sudah 30 tahun tinggal di Surabaya dan fasih berbahasa “Arek Suroboyo” ini berbagi tips bagaimana membuat content yang menarik, sarat pesan dan disukai. Dalam hal ini bagaimana memanfaatkan media sosial sebagai promosi daerah.

Ia menceritakan bagaimana awalnya di tahun 2016 dirinya memperoleh ide untuk konten You Tube nya. Dari menggubah lagu “We don’t talk anymore” milik penyanyi Charlie Puth dan Selena Gomez, ke dalam bahasa jawa hingga prank tebak – tebakan bahasa jawa.

“Intinya kalau membuat sebuah konten itu jadi diri sendiri dan kerjakan dengan semangat. Apalagi kalau bisa bahasa inggris, akan lebih mudah mempromosikan daerah untuk dikenal dunia,” kata Cak Dave begitu ia biasa disapa.*(Ayu/Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: