Dari Dulu Aparat Tutup Mata, Kawasan Jalan Sumur Batu Raya Kemayoran Dikuasai PKL dan Parkir Liar

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Kawasan Jalan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat semakin hari kian semrawut tanpa ada sentuhan dari aparat kelurahan dan kecamatan setempat.

Pantauan dilapangan, kesemrawutan tersebut muncul lantaran pedestrian dan bahu Jalan Sumur Batu Raya dikuasai puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan parkir liar yang seenaknya memanfaatkan kawasan jalan tersebut untuk menggelar lapak.

Tak pelak, keluhan pejalan kaki yang tidak bisa melewati pedestrian di kawasan jalan tersebut menjadi sebuah perbincangan hangat pengguna jalan.

“Dari dulu kawasan sepanjang jalan ini dibiarkan semrawut dan kotor. Kesannya ada pembiaran dari aparat kelurahan dan kecamatan. Ya seperti tutup mata. Gak pagi, siang, sore dan malam hari PKL ini bebas gelar lapak,” ungkap Arie (49) pejalan kaki, Rabu (13/03/2019) sore.

Sementara, Tokoh masyarakat Jakarta Pusat, Budi mengaku miris melihat kondisi sepanjang Jalan Sumur Batu Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat yang hingga saat ini tidak pernah disentuh.

Ia pun mendesak Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dapat memerintahkan Kasatpol PP DKI Jakarta, Wali Kota, Camat dan Lurah untuk bekerja melakukan penataan di kawasan tersebut. Karena jika dibiarkan akan tambah semrawut.

“Seharusnya tidak usah diperintah pak Gubernur Anies. Kalau pejabat nya cerdas, mau tidak mau mereka harus bekerja untuk membenahi wilayah yang semrawut,” tandasnya.

Dijelaskannya, prosedur yang harus dilakukan karena domain penertiban ada di Satpol PP.

“Tinggal bagaimana Camat dan Lurah mengusulkan untuk penertibannya. Selanjutnya, kegiatan pra dan pasca nya Camat dan Lurah setempat dapat melanjutkan penjagaan agar kawasan jalan tersebut tertib pedagang dan parkir,” jelasnya.

Sementara, Kasatpol PP Jakpus, Bernard Tambunan ketika dikontak melalui via seluler sulit dihubungi. (Van)

Facebook Comments