Cakrawala News
Portal Berita Online

Dalam Setahun ada 4000 Janda Baru di Sidoarjo

51

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO-Angka penceraian di Kabupaten Sidoarjo cukup tinggi. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir yakni 2017-2018, tercatat peningkatan perkara perceraian di Pengadilan Agama Sidoarjo.

Dari data Pengadilan Agama klas 1 A Sidoarjo tahun 2018, ada 5.257 perkara dan yang terbesar diantaranya kasus cerai terjadi peningkatan, yakni cerai talak 1.358 dan cerai gugat 3.096 perkara yang didaftarkan.

Panitera Pengadilan Agama Sidoarjo, Drs. H. Kusnadi mengatakan, faktor ekonomi menjadi salah satu penyebab ribuan pasutri mengajukan perceraian. Selain itu juga adanya faktor pihak ketiga, dalam hal ini pihak ketiga terjadinya perselingkuhan dan juga campur tangan keluarga.

ads bukopin

“Penyebabnya bervariasi kebanyakan perselisihan dipengaruhi faktor ekonomi dominan, dan adanya pihak ketiga” kata Kusnadi didampingi Panmud Hukum PA Sidoarjo, M. Dedy Kurniawan., SH. Senin (18/2/2019).

Menurutnya, angka perceraian terbagi dalam dua pengajuan cerai. Gugatan dari pihak istri mencapai 3.096 pengajuan. Sedangkan pengajuan talak oleh suami sebanyak 1.358 ajuan.

“Tren angka perceraian di Sidoarjo mengalami peningkatan tiap tahun, pengajuan cerai selalu didominan pihak wanita. Untuk awal bulan Januari tahun 2019 sudah ada sebanyak 447 kasus cerai gugat,” katanya.

Kusnadi menambahkan, solusi untuk menekan laju perceraian adalah penguatan pendidikan pranikah. Selama ini pasangan yang akan menikah terkadang tidak memiliki wawasan yang cukup untuk menikah. Mereka tidak mengerti kewajiban suami, kewajiban istri dan serta filosofis tentang anak. Dari pihak PA Sidoarjo selalu berupaya melakukan mediasi agar terjadi rujuk. (wira)

Comments are closed.