Cakrawala News
Portal Berita Online

Curhatan Pasien Corona Malut : Satgas Covid-19 Jangan Zalim

0 257

 

TERNATE,CAKRAWALA.CO- Pasien Covid-19 yang tengah menjalani masa karantina di Hotel Said Bella Internasional Ternate mengaku Satgas Covid harus transparan soal hasil pemeriksaan specimen pasien.

Zulfikar, salah satu pasien Covid-19 asal tidore,Kamis (14/5/2020) menyatakan sejak 36 hari ia dikarantina dan tidak pernah di berikan hasil rekam pemeriksaan Sweb dari Gugus Tugas Covid-19 Maluku Utara sehingga selama itu mereka hanya disuru makan dan tidur.

” Saya sudah dikarantina 36 hari belum ada kejelasan dari tim gugus tugas hasil Specimen yang diperiksa belum mengeluarkan hasilnya.jangan di tunda tunda seperti ini,” kesal dia

Ia mendesak, kalaupun proses karantina kepada mereka dapat dilakukan dirumah ,maka kata dia dilakukan rumah saja sehingga mereka tidak merasa suntuk.

” Tolonglah, kami jangan di bikin seperti ini ,hasil pemeriksaan medis itu kata mereka rahasia, kalau pun untuk orang umum wajar dirahasikan tapi untuk kita kenapa harus di rahasikan,” terangnya.

Ia menambahkan, orang yang sudah di vonis positif mengidap sesuatu penyakit harus diberitahukan karena itu hak pasien, kalau hak tak ditunaikan berarti mereka di zalimi.

Sementara Juru Bicara Covid-19 Maluku Utara,dr Alwia Assagaf menyatakan, lamanya hasil pemeriksaan specimen disebabkan karena mekanisme jalur pengiriman ke laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) dan Pengendalian Penyakit (PP) di Manado, Sulawesi Utara.

” Specimen yang diterima di BTKL Manado itu harus disesuaikan lagi dengan nama specimen kompilasi dari RSUD pengirim, pekerjaannya membutuhkan waktu tiga hari dan kemudian tuntas sekitar satu minggu,” jelasnya

Selain alasan itu, ia menambahkan ,pemeriksaan specimen bukan hanya dilakukan kepada pasien asal Maluku Utara melainkan ada ribuan pasien lain dari daerah tersebut sehingga perlu kehati hatian dalam penyampaian hasil medis pasien ke kami.***(IVN/ID)

Leave A Reply

Your email address will not be published.