Cakrawala News
Portal Berita Online

Cegah Penularan Covid-19 di Masjid, Victoria Care Indonesia Lakukan Penyemprotan Disinfektan

0 39

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Pandemi Covid-19 (virus Corona) belum berakhir. Namun dengan berbagai pertimbangan, pemerintah menerapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB). Seperti mulai dibukanya kembali fasilitas publik seperti tempat ibadah dan pusat perbelanjaan. Hal ini tentu harus berbekal banyak persiapan, diantaranya kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Sejalan dengan hal tersebut, PT Victoria Care Indonesia berkomitment untuk membantu masyarakat Indonesia agar dapat beraktivitas tanpa rasa was-was, yaitu dengan menyediakan produk-produk kebersihan berkualitas untuk menunjang kehidupan di era adaptasi kebiasaan baru.

Seperti yang nampak pada Jum’at pagi, 21 Agustus 2020 di Masjid Quba Caruban, Kabupaten Madiun. Aksi Corporate Social Responsibility (CSR) Secret Clean, melakukan penyemprotan menggunakan cairan disinfektan di seluruh area masjid kebanggaan masyarakat Kabupaten Madiun ini.

ads bukopin

Team Leader Victoria Care Indonesia, Dwiana menjelaskan, dipilih tempat ibadah sebagai sasaran aksi aksi CSR dengan tema “Jaga Kebersihan Lawan Corona” ini, karena masjid merupakan public space yang menjadi tempat berkumpulnya banyak orang. Oleh karena itu, sanitasi tempat ibadah dilakukan agar ibadah tetap dapat dilaksanakan dengan baik. Serta memastikan Masjid Quba Caruban Kabupaten Madiun ini bebas kuman, virus dan bakteri, sebelum digunakan untuk ibadah Solat Jumat.

“Sebelum masjid digunakan sholat jum’at terlebih dulu kita semprot cairan disinfektan di seluruh ruangan. Kemudian nanti saat jamaah datang kita semprotkan hand sanitizer,” kata Dwi.

Takmir Masjid Quba, Tri Manoko mengaku terbantu dengan adanya CSR dari Voctoria Care ini. Tri mengaku, sebelumnya belum pernah ada bantuan dari swasta berupa penyemprotan disinfektan seperti ini. Dirinya berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat yang beribadah bisa lebih tenang dan tidak khawatir lagi.

“Alhamdulillah terbantu. Karena selama ini bantuan dari swasta hanya masker, sabun cuci tangan dan gand sanitizer. Kalau penyemprotan biasanya ya dari BPBD itu, paling sedikit tiga minggu sekali, atau sesuai permintaan. Kalau pembersihan seperti menyapu dan mengepel kita lakukan setiap hari,” kata Tri.

Tri menambahkan, untuk jumlah jamaah sejak bulan juli sudah mulai bertambah banyak. Jika di awal pandemi hanya 40 sampai 50 orang saja yang melaksanakan sholat jumat di masjid, saat ini sudah mencapai 200 sampai 250 orang. Namun begitu, pihak masjid tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Ya, jamaah wajib pakai masker, sebelum masuk di cek suhu tubuh dulu, kemudian cuci tangan dan tetap jaga jarak,” imbuhnya.

Sementara sampai saat ini, telah ada lebih dari 50 tempat ibadah yang disanitasi dengan Secret Clean Disinfectant. Kedepan, produsen produk sabun antiseptic, hand sanitizer, hand soap, disinfectant, parfum higienis, spray higienis (pembersih sajadah,mukena) dan Helm disinfectant ini mentargetkan, pihaknya dapat membantu mensanitasi 100 lebih tempat ibadah di Indonesia, dengan fokus utama kota-kota besar dengan tingkat resiko penularan yang cukup tinggi.*(Ayu/Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.