Cakrawala News
Portal Berita Online

Cegah Covid-19, Wakil Bupati Gresik Pimpin Penyemprotan Disinfektan dan Pembagian Masker Gratis

GRESIK, CAKRAWALA.CO- Setelah Kabupaten Gresik, Jawa Timur ditetapkan sebagai wilayah darurat Covid-19 pada 23 Maret Lalu, upaya pencegahan Covid-19 ditingkatkan. Selain melakukan sosialisasi, Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 juga melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai titik keramaian yang rawan penyebaran Covid-19.

Wakil Bupati Mohammad Qosim bersama Satuan Tugas Penanggulangan Bencana  Non Alam dan percepatan penanganan COVID-19 Gresik pada Rabu (25/3/2020) melakukan aksi penyemprotan pada beberapa ruas jalan di Gresik.

Aksi kali ini tampak lebih sporadis, karena Wabup Qosim menyertakan sejumlah mobil pemadam Kebakaran untuk melakukan penyemprotan di beberapa ruas jalan.

Sebanyak 21 ribu liter desinfektan memenuhi tanki 4 mobil pemadam kebakaran untuk disemprotkan dibeberapa ruas jalan. Wabup membagi 4 wilayah penyemprotan.

Kelompok satu dipimpin oleh Ketua Satgas, Nadlif melakukan penyemprotan mulai dari wilayah Bunder sampai Jalan veteran di Jembatan Romokalisari.

“Kalau masih ada sisa bisa dilanjut ke Jalan Panglima Sudirman. Saya ada di Kelompok dua yang akan menyemprot Jalan dr. Sutomo, Usman sadar, Samanhudi, Cokroaminoto, Raden Santri, Pahlawan dan Jaksa Agus Suprapto” katanya.

Kelompok tiga melakukan penyemprotan di wilayah perbatasan Surabaya di Menganti. Mulai dari Laban sampai Pasar Menganti. Untuk kelompok 4 saya tugasi membagi desinfektan untuk masjid-masjid dan penyemprotan pada beberapa tempat umum lainnya.

Wabup mengatakan Gresik merupakan daerah penyanggah Surabaya, sehingga banyak pendatang dari berbagai wilayah termasuk luar negeri, sehingga perlu meningkatkan kewaspadaan.

“Meski sampai saat ini belum ada yang terkonfirmasi positif virus corona. Kita perlu waspada dan mengantisipasi agar kita tetap selamat dari virus yang membahayakan ini. Kita sudah berusaha sejak 21 maret lalu membentuk Satgas penanganan Covid-19, dan terus menerus melakukan edukasi kepada masyarakat” tandasnya.

Selain ikut dalam penyemprotan dengan menggunakan Damkar, Wabup Qosim juga membagikan 1000 masker untuk masyarakat. Qosim memberikan pada para tukang becak, pedagang kecil, pengunjung pasar kota serta beberapa orang yang lewat.

“Masker ini saat ini menjadi kebutuhan wajib, terutama bagi orang-orang yang berada di luar rumah seperti para tukang becak, PKL, pengunjung pasar. Kami melihat mereka tidak memakai masker karena masker menjadi barang mahal dan langka. Padahal menjadi keharusan untuk menjaga tertularnya COVID-19 ini” paparnya.

Qosim menjelaskan, meski jumlah ODR (orang dalam pemantauan) terus meningkat dari sebelumnya  620 menjadi 662, dan ODP (orang dalam pengawasan) naik dari 15 menjadi 40, serta PDP (pasien dalam pengawasan) naik dari  7 menjadi  9, namun Satgas Penanggulangan Covid-19 terus melakukan upaya pencegahan secara massif.

Terhitung tanggal 14 hingga 26 Maret, Satgas Pencegahan Covid-19 melakukan penyemprotan di 20 titik perkantoran dan 18 Kantor Kecamatan, 34 titik Rumah Sakit dan Puskesmas, 43 titik Polres, Polsek, Kodim dan Koramil, 7 titik pasar serta 10 titik tempat ibadah di kota Gresik. (Zen/ADV)

%d bloggers like this: