Cakrawala News
Portal Berita Online

Cara Cegah dan Hadapi Cyberbullying

0 115

KOTA BANDUNG JABAR CAKRAWALA.CO – Cyberbullying atau perundungan online terjadi akibat dari pengguna digital yang tidak menerapkan etika saat berinteraksi. Penyebab lainnya juga berasal dari penyebaran konten hoaks di masyarakat digital.

Untuk mencegahnya dapat dilakukan oleh diri sendiri dengan memahami terlebih dahulu sebenarnya mengenai cyberbullying seperti apa ciri-cirinya. Ketua PW IPPNU Jawa Barat, Siti Latifah mengatakan, mengenai perbuatan ini untuk menghindari diri dari menjadi korban ataupun pelaku.

“Pertimbangkan sebelum mem-posting atau mengirim foto, atur privasi di media sosial jangan lupa untuk melindungi password akun media sosial. Pastikan untuk mengeluarkan akun atau logout ketika menggunakan perangkat umum,” jelasnya saat menjadi pembicara dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/9/2021).

Siti juga menyarankan seseorang untuk mencari nama mereka sendiri di mesin pencari. Seperti apa kesannya, apakah ada muncul status-status di media sosial yang aneh. Jangan sampai ada postingan yang mengandung SARA, menyinggung hal sensitif itu.

Lantas apa yang harus dilakukan jika kita menjadi korban perundungan online ini. “Jangan merespon kalau sampai kita terus membalasnya tidak akan membuat masalah menjadi selesai. Dengan membalas, dia akan merasa semakin panas atau bisa juga senang karena merasa diladeni. Coba untuk diam agar pelaku merasa lelah sendiri karena tidak diladeni,” ungkapnya.

Jika merasa terganggu, laporkan akun yang bersangkutan ke platform biasanya mereka akan menindaklanjuti dengan menutup akun tersebut. Buka komunikasi cerita apa yang terjadi pada diri kita kepada kerabat dekat. Jangan dipendam sendiri karena hubungan ini bisa berdampak pada kesehatan mental.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/9/2021) juga menghadirkan pembicara Lucia Palupi (Digital content), Devie Rahmawati (Dosen Vokasi Universitas Indonesia), Littani Wattimena (Brand & Communication Strategist), dan Teresia Wulandari sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Leave A Reply

Your email address will not be published.