Cakrawala News
Portal Berita Online

Camat Kedamean Gresik Tak Jamin Peristiwa ‘Penghanyutan’ Keranda Jenasah Tak Akan Terulang

0 2,520

GRESIK, CAKRAWALA.CO – Usai kejadian ‘penghanyutan’ jenasah oleh warga Dusun Gorekanlor Desa Cermenlerek, Kecamatan Kedamean di anak sungai Kali Lamong yang terjadi Kamis (3/12/202), Camat Kedamean Arifin menemui warga dan perangkat desa Cermenlerek, Jum’at (4/12).

Camat Kedamean Arifin tidak bisa menjamin kejadian penghanyutan keranda itu tidak bakal terjadi lagi dalam beberapa waktu dekat ini.

“Bila masyarakat Gorekanlor tetap menginginkan agar jenasah keluarganya bisa kumpul di makam keluarga, kami tidak bisa melarang. Mereka tetap tidak bersedia untuk memakamkan keluarganya ditempat lain,

ads bukopin

Sementra Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pemkab Gresik Gunawan Setijadi mengatakan, sejak kejadian ‘penghanyutan’ pemakaman Jenazah awal tahun 2019 dulu itu. Pemkab Gresik telah memberikan solusi dengan membeli lahan baru seluas 3000 meter persegi untuk pembangunan makam khusus warga dusun Gorekanlor. Hal ini merupakan salah satu opsi terbaik, daripada membangun jembatan.

“Kalau membangun jembatan sangat tidak optimal, baik dari segi biaya maupun peruntukannya. Jembatan tersebut hanya sebagai akses jalan untuk jalur pemakaman saja. Jadi sangat tidak efektif dibanding biaya pembangunannya” tutur Gunawan.

Pembelian tanah makam tersebut sudah dianggarkan dan akan direalisasikan pada TA 2020. Namun demikian, karena adanya pandemi Covid-19 maka pembelian tanah makam tersebut tertunda.

Menurut Kabag Humas dan Protpkol Pemkab Gresik Reza Pahlevy, sebetulnya kejadian ini pernah terjadi beberapa tahun lalu sekitar awal tahun 2019. Saat itu Pemkab Gresik memfasilitasi semacam kesepakatan antara warga dusun Gorekanlor dan Gorekankidul. Apabila ada warga Gorekanlor yang meninggal dunia bisa dimakamkan di Gorekankidul bila air anak kali Lamong sedang tinggi. (Zen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.