Cakrawala News
Portal Berita Online

Calon Kades Pakai Ilmu Hitam, Berakhir Damai dan Kondusif

0 641
idul Fitri Cakrawala

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Polemik yang membuat masyarakat Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur demo mendatangin balai desa lantaran ada salah satu Calon Kepala Desa (Cakedes) diduga menggunakan sarana ilmu hitam, berakhir damai dan kondusif.

Disaksikan Pj Kades, Kepunten Arif Solihuddin, Sekertaris Desa (Sekdes), Gatot Suharjo, pihak Kecamatan, Kepolisian dan Koramil Tulangan. Pada hari Sabtu 4 April 2020. Proses mediasi berjalan kondusif tanpa ada keresahan di pihak yang nama-namanya “diraja” atau di klenik.

“Intinya setelah dimediasi dari pihak forum komunikasi tingkat kecamatan di kantor balai desa Kepunten. Dari pihak Pak Bambang, berjanji dan disaksikan juga tokoh masyarakat tidak akan mengulangi perbuatan kemarin. Dalam mediasi tersebut juga ada hitam diatas putih yang tercatat dalam berita acara,” ujar Pj Kades Arif Solihuddin didampingi, Sekdes Gatot Suharjo saat dikonfirmasi cakrawala.co.

Setelah dilakukan mediasi, berbagi klenik yang ditanam di TPU Makam desa untuk dicabut semua agar tidak terjadi keresahan.

Harapan dari Pemerintah Desa (Pemdes) setelah selesainya permasalahan yang sempat membuat warga demo. “Dengan adanya kejadian itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan diantara kedua belah pihak istilahnya tidak saling meng olok-olok (dibaca : membuly) karena situasinya menghadapi Pilkades. Dan masyarakat diharapkan juga ikutan sejuk setelah berakhirnya peristiwa tersebut,” tambah Pj Kades Kepunten.

Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, Puluhan warga Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, Selasa malam 31 Maret 2020, ngluruk kantor Desa setempat. Usut punya usut aksi demo warga lantaran diketahui ada salah satu calon Kepala Desa (Kades), menggunakan trik diduga ilmu hitam dengan ditemukan tulisan “rajah” yang mencatut 18 nama orang-orang yang diduga lawan politikya.

Dengan media “rajah” ditananam di makam oleh petugas keamanan inisial B disuruh salah satu calon kades nomer urut 01. Dari 18 nama, diantaranya ada tokoh masyarakat setempat, staf Pemerintahan Desa (Pemdes) dan calon kades rival nomer urut 02.

Ada dua calon Kepala Desa periode 2020-2026, nomer urut 01 atas nama Bambang Supriyadi, nomer urut 02 Didik Santoso. Dua calon bersaing memperebutkan orang paling berpengaruh di desa.

Apa itu rajah biasanya merupakan sekumpulan huruf-huruf atau kalimat (yang terpenggal) membentuk suatu gambar tertentu yang dipercayai sebagai penyembuh, kesaktian, keselamatan atau pengasihan dan juga bisa digunakan untuk tujuan tertentu menjelang moment pemilihan Kades.

Bentuk dan jenis huruf rajah bermacam-macam, sebagian bisa dibaca dan ada yang hanya berupa huruf saja. Ada yang terkumpul seperti bulatan, kotak, segitiga dan semacamnya. Metodenya, ada yang dicampurkan air putih untuk minum atau mandi. Ada yang disuruh dimasukkan dompet, dikalungkan, ditaruh di bawah bantal atau kasur. Nah, di antara rajah-rajah yang ada biasa menggunakan tulisan Arab, bahkan menggunakan ayat Al Qur’an. (Uji/Win)

 

 

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: