Cakrawala News
Portal Berita Online

Bupati Rembang dan Gus Hanies Terima KARTANU

0 927

REMBANG, CAKRAWALA. CO – Ketua Dewan Penasihat Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Rembang, H M Hanies Cholil Barro’ terpantau ‘mesra’ dengan Bupati Rembang, H Abdul Hafidz saat acara Launching Sistem Informasi Strategis Nahdlatul Ulama (Sisnu) sekaligus Kartu Anggota Nahdlatul Ulama (KARTANU), yang diselenggarakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Rembang di Gedung Haji Rembang, Sabtu (22/8/2020) malam.

M Hanies Cholil Barro’ yang akrab disapa Gus Hanies, bersama Bupati Hafidz bersama beberapa kiai sepuh menerima secara simbolis KARTANU yang baru dilaunching.

“Alhamdulillah, tadi disuruh ke depan (menerima KARTANU) dan lain sebagainya. Semoga kedepannya NU secara jamiyyah bisa lebih baik lagi. Didoakan saja semoga dapat terealisasi,” ucap Gus Hanies.

ads bukopin

Sementara itu, Bupati Hafidz mengaku senang dirinya menerima KARTANU.

“Alhamdulillah saya terimakasih kepada NU. Ini (KARTANU) sangat penting, kader NU bisa menunjukkan jatidiri melalui kartu NU,” ucapnya.

Bupati Hafidz berharap, sistim digitalisasi yang dilakukan PCNU Rembang akan membawa banyak manfaat bagi kader NU sehingga mendorong terwujudnya jamiyyah NU yang lebih maju.

Dua Tokoh ini, dikabarkan akan berpasangan di Pilkada Rembang 9 Desember 2020 melalui Partai PPP dan PKB. Bupati Hafidz sebagai petahana yang diusung PPP akan berpasangan dengan Gus Hanies, putra Kiai Cholil Bisri yang diusung PKB dalam kontestasi Pilkada Rembang.

Sekretaris PCNU Rembang Kiai Muhtar Nuha mengatakan Sensus NU untuk mengetahui berapa jumlah kader NU di Rembang.

“Jumlah pendataan wilayah kerja di PCNU Rembang, ada sembilan Majelis Wakil Cabang (MWC). Data di 9 MWC terdapat 372.0000 orang NU. Melalui pendataan yang dilaksanakan oleh tim operator di setiap ranting nantinya dapat terdata dengan pasti,” katanya.

Ditambahkannya, sedikitnya 197 operator dikerahkan untuk mensukseskan Sensus NU di Kabupaten Rembang. (Rom/Zen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.