Cakrawala News
Portal Berita Online

Bupati Mukti Keliobas Setuju Lima Poin Rekomendasi Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 SBT, ASN dan Sekolah Libur

SBT,MALUKU,CAKRAWALA.CO-Tim Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19 Kabupate Seram Bagian Timur (SBT) terus gencar mengantisipasi masuknya virus di Kabupaten SBT.

Lima poin tim gugus tugas percepatan penanganan virus covid-19 SBT di gagas dan disepakati dalam rapat khusus yang berlangsung di Aula Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Kota Bula pada Sabtu, (21/03) kemaring.

Rapat dipimpin langsung oleh Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra Sekda SBT. A. I. T Wokanubun itu dihadiri semua tim Gugus Tugas Percepatan Penaganan Virus Corona Kabupaten SBT.

Lima poin rekomendasi yang di gagas dan disepakati kemudian akan disampaikan Tim Gugus Tugas Percepatan Penaganan Virus Covid-19 Kabupaten SBT ke Bupati SBT Abdul Mukti Keliobas minggu (22/3), langsung mendapat Persetujuan dan Perintah agar segera dilaksanakan dan di umumkan kepada masyarakat SBT

“Setelah kami melaporkan hasil pertemuan dan kesepakatan lima poin penting Gugus Tugas Percepatan Penaganan Virus Covid-19 Kabupaten SBT kepada pa Bupati, bapak langsung setuju dan memerintahkan agar segera ditindaklanjuti”, ungkap Wokanubun.

Lima poin tersebut diantaranya.

1. Meliburkan seluruh murid/ PAUD dan TK, Siswa SD/MI, SMP/MTs dan MA, di Kabupaten SBT dariaktifitas belajar mengajar di sekolah selama 14 hari terhitung mulai Senin 23 Maret 2020 dalam rangka Cosial Distancing. Bahwa keputusan meliburkan seluruh murid/ siswa tersebut, dapat diperpanjang bilamana evaluasi terhadap perkembangan keadaan penyebaran virus Covid-19 menunjukkan gejala resistent.

2. Langkah pencegahan dini terhadap kemungkinan penyebaran covid-19 di Kabupaten SBT maka Pemda SBT juga menutup seluruh aktifitas parawisata di Kabupaten SBT dan tempat tempat hiburan lainnya selama 14 hari terhitung mulai Senin, 23 Maret 2020, dapat diperpanjang bilamana evaluasi terhadap perkembangan keadaan penyebaran Covid-19 menunjukkan gejala resistent.

3. Meliburkan Aparatur ASN di lingkup Pemda SBT dari aktifitas perkantoran selama 14 hari, terhitung mulai senin 23 maret 2020, kecuali
Pejabat struktural eselon II, III, IV, fungsional tertentu dan aparatur ASN pada instansi pelayanan umum. Keputusan meliburkan ini dapat diperpanjang bilamana evaluasi terhadap perkembangan keadaan penyebaran virus Covid-19 menunjukkan gejala resistent.

4. Menghentikan pelaksanaan perjalanan dinas bagi aparatur ASN di lingkup Pemda SBT, terkecuali perjalanan dinas untuk kegiatan yang bersifat sangat penting dan mendesak atas ijin Bupati SBT.

5. Menetapkan proses pelayanan pemeriksaan jemaah haji Kabupaten SBT tetap dilaksanakan seperti biasa, namun untuk tujuan Cosial Distancing maka RSUD Bula dapat mengaturnya ke dalam sebuah mekanisme penjadwalan tertentu dengan mempertimbangkan aspek pentingnya Cosial Distancing tersebut.

Sementara itu, Bupati Mukti Keliobas juga menghimbau warga SBT agar tidak boleh panik dan selalu menjaga kesehatan dengan cara terapkan prilaku hidup bersih dan sehat serta menjaga daya tahan tubuh.

“kita tidak perlu panik dan jangan menyebar berita hoax terkait penyebaran Covid-19 di SBT. Jadi harus jaga kesehatan dengan baik dan benar, jika warga SBT mengalami demam lebih dari 38⁰C, batuk sakit tenggorokan, sesak nafas maka pakai masker dan segera melapor diri ke RSUD Bula atau puskesmas terdekat”, himbau Keliobas. *Lexi.

%d bloggers like this: