Cakrawala News
Portal Berita Online

Bupati Ajak Warga Gemar Makan Ikan dan Minum Susu

Bupati Banyumas, Achmad Husein dan istri, minum susu bersama ratusan murid sekolah dasar di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, dalam kegiatan festival makanan produk perikanan dan peternakan, Kamis (13/02). (foto: istimewa)

BANYUMAS. JATENG. CAKRAWALA.CO – Festival makanan produk perikanan dan peternakan digelar Dinas Perikanan dan Peternakan (Dinkanak) Kabupaten Banyumas, di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kamis (13/2). Dalam kegiatan itu, Bupati Banyumas, Achmad Husein mengajak masyarakat agar gemar makan ikan dan minum susu.

Bersama ratusan murid sekolah dasar, dalam kampanye gemar makan ikan dan minum susu, bupati beramai-ramai menari sembari menyanyi lagu “Gerakan gemar makan ikan” dan “Gerakan minum susu”. Usai bergoyang, ratusan murid SD dan ribuan warga setempat, menyantap makanan yang berasal dari olahan ikan dan ternak.

“Gerakan ini dinilai berhasil, jika masyarakat berubah pikiran untuk menkonsumsi makan ikan, membiasa minum susu,” ujar Husein.

Menurut Husein, semangat gotong royong masyarakat semakin terlihat,ditambahlagi dengan suasana yang guyub dan rukun. Festival ini, menuruut Husein, membuat semua orang senang, ada yang bernyanyi, menari bersama anak-anak, semua terlihat akrab dan berbaur, bahkan tak ada batas antara rakyat dan pimpinan.

“Saya harap orang tua menggalakkan makan ikan, telur dan minum susu bagi anaknya yang masih berusia 7-12 tahun. Rentang usia tersebut harus tercukupi asupan gizinya. Mari kita semarakan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan dan Gerakan Makan Telur dan Minum Susu,” ujar Husein.

Anak-anak pada rentang usia tersebut, menurut Husein, perlu diperhatikan gizinya. Pasalnya masa tumbuh dan berkembang anak harus didukung nutrisi yang cukup. Khusus bagi ibu penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), bupati meminta agar pandai menyiapkan menu olahan ikan dan daging bagi keluarganya.

Kepala Dinkanak Wisnu Hermawanto mengatakan, tujuan acara ini adalah untuk meningkatakan gizi masyarakat miskin. Khusus di daerah Kotayasa, menurut Wisnu, desa teresebut yang masih banyak masyarakat yang masih kekurangan, sehingga acara digelar ditempat itu. “Selain itu kita ada semboyan “gayang kemiskinan” artinya ya di ganyang/ di tuntaskan kemiskinan kalo bisa ya selesai. Yang di berikan hari ini adalah makan bersama,” kata Wisnu.

Wisnu menambahkan, dengan acara ini, minimal masyarakat merasakan makanan yang mereka idam idamkan, makan daging, makan telur, minum susu, kemudian dekat dengan para pejabat. Tak hanya itu, untuk para pejabat, ujar Wisnu, juga agar tahu ternyata masyarakat mebutuhkan daging, ikan, dan sebagainya.

Dalam acara ini makan bareng dengan produk perikanan dan peternakan Dinkanak menyediakan hidangan siap santap diantaranya ikan Lele 2.020 porsi, bakso ikan 750 porsi, daging kambing 2.020 porsi, olahan daging 1.600 porsi, susu pasteurisasi 2.800 cup dan telur 5.000 butir. Masyarakat juga diberi benih ikan sebanyak 258 ribu ekor kepada pembudidaya. (Bayu Noer/ cakrawala.co)

%d bloggers like this: