Cakrawala News
Portal Berita Online

Bupati Abdul Mukti Keliobas Buka High Level Meeting TPID Kabupaten SBT

0 388

SBT,MALUKU,CAKRAWALA.CO-Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dan Bank Indonesia Perwakilan Wilayah Provinsi Maluku menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Sosialisasi Pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2D) pada Senin, (8/11) di Pandopu Bupati Bula.

Pertemuan yang dibuka oleh Bupati SBT Abdul Mukti Keliobas tersebut mengangkat sejumlah isu penting dalam pengendalian inflasi di Kabupaten SBT.

Bupati SBT Abdul Mukti Keliobas dalam arahannya menyampaikan pengendalian Inflasi merupakan syarat dalam menjaga angka pertumbuhan – ekonomi yang berkeseinambungan. Inflasi yang rendah dan stabil akan berdampak positif kepada kondisi sosial masyarakat.

“Dengan terjaganya daya beli, Inflasi yang rendah dan stabil juga kondusif bagi pelaku ekonomi dalam mengambil keputusan untuk melakukan kegiatan perekonomian baik pusat maupun di daerah”, jelas Bupati.

Dihadapan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Noviarsano Manullang, Bupati Abdul Mukti Keliobas mengatakan negara telah memberikan kewenangan kepada Bank Indonesia untuk penjaga kestabilan harga dan nilai mata uang yang kemudian dimaknai sebagai upaya pengendalian inflasi dan nilai tukar rupiah.

“Sehubungan dengan hal itu pengendalian inflasi memerlukan koordinasi yang baik antara bank indonesia dan pemerintah baik tingkat pusat maupun daerah. Karena untuk memperkuat hubungan koordinasi tersebut secara teknist dipekuat dengan Keputusan Presiden Nomor : 23 tahun 2017 tentang Pembentukan Pengendali Inflasi Nasional, yang terdiri atas Tim Pengendalian Inflasi Pusat, Tim Pengendalian Inflasi Daerah tingkat Propinsi dan Tim Pengendalian Inflasi Derah Tingkat Kabupaten/kota, dengan tugas dan tanggung jawab yang berjenjang”, Kata Bupati.

Salah satu tugas Tim Pengendalian Inflasi adalah melalukan koordinasi dan sinkronisasi perencanaan, pengendalian dan pencapain sasaran inflasi yang ditetapkan oleh pemerintah.

Bupati dua periode ini berharap bahwa pelaksanaan High Level Meeting yang diinisiasi oleh Bank Indonesia Perwakilan Propinsi Maluku pada kesempatan ini merupakan suata langkah awal bagi Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur dalam melakukan proses perencanaan, koordinasi dan sinkronisasi untuk mencapai sasaran tingkat inflasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Disamping itu. pertemuan yang sifatnya koordinatif antar stake holder baik pemerintah kabupaten, instansi vertikal yang mempunya fungsi dan tugas dalam pengendalian inflasi serta Bank Indonesia Perwakilan Propinsi Maluku, dapat menyelesaikan hambatan dan permasalahan yang timbul dalam proses perencanaan, pengendalian dan pencapain inflasi.

Bupati berterimakasih pada Bank Indonesia karena kesempatan ini juga dilaksanakan sosialisasi “Pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah” dimana hal ini dilandasi pada Keputusan Presiden Nomor 3 tahun 2021, tentunya Pemerintah kabupaten Seram Bagian Timur sudah harus segera membentuk satuan tugas dimaksud dengan berpedoman pada aturan perundang undangan.

Secara khusus Bupati juga menekan kembali untuk mewujudkan hal tersebut tentunya harus didukung dengan sarana dan sumber daya manusia yang handal.

“Karena proses ini berbasis pada teknologi informasi yang selalu mengalami peningkatan dari waktu ke waktu dan dengan sendirinya kita di daerah harus bergerak cepat melakukan akselerasi dan penyesuaian atas perkembangan tersebut agar dapat mencapai kemajuan kemajuan yang setara”, Harap Bupati.

Hadir dalam rapat tersebut, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Noviarsano Manullang, Plt Sekretaris Daerah Seram Bagian Timur, Para Asisten Setda dan Para Staf Ahli Bupati; Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur. ***Lex.

Leave A Reply

Your email address will not be published.