Cakrawala News
Portal Berita Online

Bukittinggi Tuan Rumah Launching Samsat Wisata dan Penyerahan DBH Pajak Provinsi Sumbar

0 44

BUKITTINGGI, Cakrawala.co – Kota Bukittinggi menjadi tuan rumah dalam kegiatan Launching Samsat Wisata dan Samsat Terminal Simpang Aur, di pelataran Taman Jam Gadang, Sabtu 4 Juni 2020.

Selain Launching Samsat Wisata, juga diadakan Penyerahan Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Triwulan I Tahun 2022.

Acara yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansarullah ini, turut dihadiri oleh tujuh Kepala Daerah yang ada di Propinsi Sumatera Barat, Ketua DPRD Propinsi Supardi, Kepala Dinas Bapenda Provinsi Sumbar, Miswar Dedi, Kepala Jasa Raharja Sumbar, Kepala Cabang Bank Nagari Bukittinggi, serta Kepala Samsat Bukittinggi, Zulfahmi.

Sebagai Tuan Rumah, Kota Bukittinggi dihadiri oleh Wakil Walikota Bukittinggi Marfendi Maad, dalam penyerahan Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi Sumbar Triwulan l tahun 2022.

Kepala Bapenda Sumbar, Miswar Dedi, AP, M.Si mengatakan, Pendapatan PAD Propinsi Sumbar turun dari 7.6 Triliun Pada tahun 2018 – 2019, sekarang menjadi 6.5 Triliun pada tahun ini. Penurunan PAD ini disebabkan oleh Pandemi Covid – 19 yang berlangsung selama 2 tahun belakangan, yang menyebabkan resesi ekonomi di seluruh dunia, ujarnya.

Karena hal itu, kita harus berupaya semaksimal mungkin untuk kembali mengejar target PAD agar tercapai Rp.7.6 Triliun, ucap Miswar Dedi.

Sementara itu, Ketua DPRD Propinsi Sumbar, Supardi mengatakan, penyerahan DBH ini diberikan kepada 7 dari 19 Kepala Daerah di Sumbar, yang telah memenuhi persyaratan pendapatan pajak di angka 90% kendaraan plat merah yang telah menunaikan pajaknya, terang Supardi.

Dikatakan juga oleh Supardi, Launching Samsat Wisata ini merupakan suatu Inovasi bagaimana para pengunjung, bukan saja berwisata namun juga bisa membayar pajak di kota wisata Bukittinggi, selain Samsat Wisata, ada Samsat re – true, Samsat Nagari, Samsat di mall pelayanan publik,dan Samsat weekend, sebutnya.

Dalam rangka percepatan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Hal ini mampu menunjang (PAD). Menurut UU no 1 tahun 2022 tentang masalah Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah, salah satu penunjang dari untuk meningkatkan PAD tersebut adalah dari pajak, beber Supardi.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi dalam kesempatan itu mengatakan, untuk melancarkan pembangunan, karena memang sumbangan pajak ini adalah yang paling besar pendapatannya yang dikelola di Sumatera Barat.

“Diantara daerah-daerah yang menerima (DBH) yaitu, kabupaten Tanah Datar, kabupaten Sijunjung, Kota Bukittinggi, Kota Solok, Kota Pariaman, Kota Padangpanjang dan Kota Sawahlunto, ujar Mahyeldi.

Bagi Kepada Daerah yang belum, akan kita dorong dan motivasi terus, dan petugas-petugas pajak di kabupaten/kota segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah masing-masing, ungkap Mahyeldi.

Wakil Walikota Bukittinggi Marfendi Maad menambahkan, Alhamdulillah kita dapat tambahan PAD dari DBH triwulan pertama dari provinsi sebanyak Rp 3 miliar lebih, ucap Mahyeldi.

Marfendi juga mengucapkan terimakasih pada Bagian Keuangan Kota Bukittinggi yang telah berupaya memenuhi persyaratan agar dana ini cair minimal 80% kendaraan plat merah mereka harus telah dibayarkan pajaknya, ucap Marfendi.

“Kita berterima kasih kepada provinsi yang punya strategi khusus untuk pencairan dana tersebut, ini bisa memberikan stimulus bagi kita dan juga membantu pendapatan pajak kendaraan bermotor di kota ini,” pungkasnya.(**)

Leave A Reply

Your email address will not be published.