Cakrawala News
Portal Berita Online

Buka Gebyar PAUD 2022, Bupati Blitar Ajak Sukseskan Merdeka Bermain

0 398

BLITAR CAKRAWALA.CO – Bupati Blitar Rini Syarifah membuka Gebyar Paud bagi Kelompok Bermain dan Pendidikan Anak Usia Dini (KB dan PAUD) Kabupaten Blitar Tahun 2022 dengan tema ‘Kita Tingkatkan Program PAUD Menuju Indonesia Sehat, Cerdas dan Ceria’ bertempat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kanigoro, Kamis (23/6/2022).

Di awal sambutannya, Bupati Blitar Rini Syarifah yang akrab disapa Mak Rini menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras sehingga acara tersebut dapat terselenggara cukup meriah.

“Alhamdulillah, kegiatan ini penuh aura kegembiraan karena selama dua tahun, kegiatan serupa tidak bisa dilaksanakan sebab masih dalam suasana pandemi Covid-19. Namun meskipun hari ini sudah dapat diselenggarakan, panjenengan semua dan anak-anak tercinta tetap disiplin protokol kesehatan,” ujarnya.

Mak Rini memaparkan, saat ini Indonesia berada pada bonus demografi dimana usia produktif lebih banyak dibanding lansia sehingga merupakan kesempatan yang bagus dalam rangka mewujudkan Indonesia emas di tahun 2045.

“Saat ini, masa untuk membentuk SDM unggul sejak anak usia dini. Dan itu menjadi tugas kita bersama yang harus didukung oleh orang tua, guru, pemerintah dan seluruh elemen. Semua harus bersinergi dan berkolaborasi dalam pendampingan anak usia dini. Apalagi dengan adanya konsep merdeka belajar seperti yang disampaikan oleh Ketua HIMPAUDI Prof Dr Netti Herawati tentang konsep merdeka bermain yang harus dibarengi oleh implementasi PAUD Holistik Integratif benar-benar harus kita perhatikan,” ucap Mak Rini.

Bupati Blitar Rini Syarifah berfoto bersama anak-anak peserta Gebyar PAUD 2022

Ia menambahkan, pendidikan anak usia dini Holistik Integratif (HI) adalah upaya pengembangan anak usia dini yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam dan saling terkait secara simultan, sistematis dan integrasi. Kebutuhan anak meliputi 5 unsur yang tak bisa dipisahkan yaitu pendidikan, pengasuhan, gizi kesehatan, perlindungan dan kesejahteraan.

“Dalam merdeka bermain, anak diberikan kebebasan memilih ragam kegiatan atau permainan yang sesuai dengan pembelajaran. Inilah tugas guru, bukan mengajarkan tetapi memfasilitasi anak melalui kegiatan belajar sambil bermain sehingga membuatnya cinta belajar, suka belajar dan pandai belajar. Oleh karenanya, merdeka bermain menjadi sangat penting untuk kita sukseskan bersama-sama,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Bupati perempuan pertama di Blitar ini mengajak semua yang hadir untuk bersama-sama pula mengatasi masalah stunting karena stunting adalah faktor penghambat terwujudnya generasi unggul dan berkualitas dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat/PHBS.

Senada yang disampaikan Bupati Blitar Rini Syarifah, Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Rosarini mengatakan, kegiatan ini bertujuan melatih anak untuk berani, bersosial dan berkreasi serta melatih kemandirian. Usia anak PAUD, KB atau TK adalah masanya bermain.

“Di usia emas atau golden age merupakan perkembangan otak yang paling maksimal. Nah itu perlu dirangsang dengan kegiatan-kegiatan seperti ini. Jadi kegiatan ini melatih anak lebih berani dan supaya lebih ceria,” kata Rosa.

Lanjutnya, kegiatan Gebyar PAUD itu diikuti oleh perwakilan PAUD/KB di 22 Kecamatan se Kabupaten Blitar. Masing-masing kecamatan diwakili 2 peserta. Acara ini juga bukan lomba, jadi anak tidak dinilai. Semua dianggap baik, semuanya juara dan mendapatkan piala.

“Semoga dengan kegiatan ini tumbuh kembang anak menjadi lebih baik. Monggo, bagi orang tua yang memiliki anak di usia emas untuk memasukkan ke lembaga sekolah atau satuan pendidikan melalui PAUD, taman Posyandu, Kelompok Bermain atau TK,” harapnya.

“Masyarakat harus paham bahwa untuk anak-anak pra sekolah itu belum waktunya Calistung (membaca, menulis dan berhitung). Mereka itu belajar dan bermain tetapi lebih banyak bermainnya. Jangan ada anggapan ketika anak sudah mengikuti PAUD/TK mereka bisa Calistung, ini keliru,” tandas Rosa.

Sementara itu, salah satu peserta dari TK Al Hidayah 2 Kecamatan Udanawu terlihat sangat percaya diri saat tampil di atas pentas. Mereka pun senang mendapatkan piala usai menunjukkan penampilannya.

Salah satu peserta dari TK Al Hidayah 2 Udanawu

“Anak-anak senang sekali bisa mengikuti kegiatan ini. Kami membawa 3 anak dari TK dan 3 anak dari Kelompok Bermain yang kebetulan satu atap. Tadi tampil di dua sesi, fashion dan tari. Semoga dengan agenda seperti ini, kepercayaan diri anak-anak semakin baik, perkembangannya juga, baik visualnya atau apapun bisa bertambah baik. Kami juga berharap kegiatan ini tetap diagendakan setiap tahun,” kata Eryanti, Pengelola KB dan Kepala TK Al Hidayah 2 Udanawu. (Adv/kmf/ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.