Cakrawala News
Portal Berita Online

Budhi : Pajak Daerah Penting untuk Majukan Banjarnegara

BANJARNEGARA. JATENG. CAKRAWALA.CO – Bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta Bank Jateng, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara menggelar sosialisasi dan monitoring online pajak daerah kepada wajib pajak peserta wajib pungut di Kabupaten Banjarnega, Rabu (19/2).

Bertempat di Pendapa Dipayuda Adigraha, sosialisasi itu dihadiri perwakilan KPK, bupati dan jajaran, perwakilan Bank Jateng, pengusaha hotel, restauran, hiburan, dan pengelola perparkiran selaku wajib pajak di Kabupaten Banjarnegara.

Pada kesempatan itu, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan, pendapatan dari sektor pajak daerah sangat dibutuhkan bagi Kabupaten Banjarnegara. Sebab itu kontribusi pajak daerah yang dibayarkan pengusaha dan masyarakat sangat berarti bagi pelaksanaan pembangunan.

Budhi mengungkapkan, pendapatan pajak daerah di Kabupaten Banjarnegara setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Tahun 2017 total pendapatan pajak daerah hanya sebesar 48.468.189.275 rupiah, bertambah naik pada tahun 2018 menjadi 57.741. 375.459 rupiah. Kemudian di tahun 2019 mengalami peningkatan menjadi 60.732.284.268 rupiah.

“Peningkatan pajak daerah tersebut tentu merupakan prestasi yang perlu dipertahankan dan terus ditingkatkan. Namun demikian dari hasil pencapaian realisasi, dirasa masih jauh dari potensi yang ada. Karenanya perlu adanya inovasi-inovasi yang dilakukan dalam rangka terus meningkatkan pendapatan pajak daerah,” ujar Budhi.

Budhi mencontohkan, salah satu syarat inovasi tersebut, yakni dengan melakukan monitoring online pajak daerah melalui alat tapping box. Cara tersebut merupakan hasil supervisi dari KPK RI. “Sebagai tindak lanjut sekaligus dasar pelaksanaan pemasangan tapping box, Pemkab Banjarnegara telah mengeluarkan Perbup Nomor 25 tahun 2019 tentang Tata Cara Pelaksanaan Sistem Online atas Data Transaksi Wajib Pajak,” imbuh Budhi.

Sementara itu Kepala Satuan Tugas Pencegahan Unit Koordinasi Wilayah KPK RI, Kunto Ariawan mengatakan, setiap pengusaha dan masyarakat perlu terus meningkatkan kan kepatuhan dalam membayar pajak demi pembangunan. Pajak yang dihimpun, lanjut Kunto akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembiayaan pembangunan.

” Para pengusaha dan masyarakat ayo jujur dalam menyampaikan laporan pajak,” ujar Kunto. (Bayu Noer/ cakrawala.co)

%d bloggers like this: