Cakrawala News
Portal Berita Online

Budayawan Gresik Sebut Pelaku Pernikahan Manusia dengan Kambing Merusak Budaya Jawa

0 1.003

GRESIK, cakrawala.co – Budayawan Gresik Kris Adji menilai para pelaku pernikahan manusia dengan kambing di rumah Nur Hudi Didin Arianto di Desa Jogodalu Kecamatan Benjeng, merusak budaya jawa. Kasus yang sudah ditetapkan MUI sebagai penistaan agama tersebut membuat ketakutan pelaku budaya jawa karena jadi salah makna hingga berbalik menjadi kasus pidana.

“Kasus ini bukan hanya menista agama. Tetapi ritual budaya jawa yang dilakukan oleh orang yang tidak memahami tata cara dan lakunya menjadi adat budaya jawa salah dan mencampur adukkan agama dan ritual jawa,” kata Kris Adji tokoh budaya Gresik saat merespon kasus yang melibatkan anggota DPRD Gresik dari Fraksi Nasdem, Minggu (26/6/2022).

Ketua Yayasan Mata Seger ini mengungkapkan, dengan kejadian ini bukan lagi soal budaya tetapi sudah menjadi masalah hukum. Yang berakibat membuat citra budaya jawa yang luhur menjadi rusak.

“Mereka justeru merusak buadaya jawa itu sendiri. Makanya jangan dibalik bahwa ini conten tidak ada unsur agama. Faktanya justeru ada kalimat kalimat agama yang dimasukkan. Mereka merusak. Bukan melestarikan,” tandasnya

Dijelaskan Kris Adji, ibarat membaca buku hanya dilihat sampulnya saja. Tetapi tidak memahami isinya, sehingga menjadikan tuntunan agama dicampur adukkan dengan ritual budaya jawa.

“Kayaknya mereka membaca buku hanya dilihat sampulnya. Tidak memahami isinya. Semua butuh guru, agar ilmu sesuai dengan maknanya. Adat budaya yang mestinya dijadikan petuah orang jawa justeru sebaliknya bermakna menista agama. Maka yang mereka hadapi saat ini umat islam seluruh Indonesia bukan hanya Gresik,” paparnya. (Zen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.