Cakrawala News
Portal Berita Online

BRI Kantor Cabang Wates Tanam Ribuan Pohon di 20 Desa BRILian Di Kulon Progo, Gebrakan Cerdas Dimulai

0 41

Kulon Progo, Cakrawala.co – Pemimpin Cabang BRI Kantor Cabang Wates, Hendrarto, Selasa ( 29/8) menyerahkan sebanyak  7750 batang bibit tanaman kepada 20 Penggerak Desa BRILian di Kabupaten  Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY)  untuk Program BRI Menanam.

“Program ini di inisiasi oleh Bank BRI sebagai wujud dari implementasi ESG atau Environment, Social, and Governance yaitu konsep untuk memfokuskan tata kelola perusahaan pada aspek social dan lingkungan,” ujarnya kepada media.

Melalui konsep ini Bank BRI ingin mewujudkan sinergi antara perusahaan dengan masyarakat untuk peduli kepada bumi tempat kita semua tinggal, lanjutnya menerangkan.

Berangkat dari pemikiran tersebut terciptalah Program BRI Menanam ini, dengan melibatkan 20 Desa BRILian dan 15 BRI Unit. “ Kita akan bersama-sama membangun lingkungan kita agar lebih hijau untuk masa depan bumi yang lebih baik,” ujarnya.

Dengan menanam pohon, juga diharapkan di desa BRILian, akan tumbuh menjadi sentra-sentra wisata berbasis agro, seperti wisata buah, yang kini terus digalakkan oleh berbagai institusi pemerintah dan para penggerak masyarakat.

Hendrarto mengatakan, masing-masing desa BRILIan akan mendapat 200 bibit untuk ditanam di lahan desa, dan 250 bibit di masing-masing unit untuk didistribusikan kepada masyarakat terutama Nasabah Kur Existing dan Nasabah Kur baru.

Jenis tanaman yang diberikan merupakan tanaman berbatang keras yang di dominasi oleh buah-buahan, dengan harapan hasil dari program ini dapat bermanfaat untuk masyarakat luas.

Selain bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem bumi ditengah gempuran modernisasi yang juga memberi dampak buruk terhadap lingkungan seperti emisi gas karbon monoksida, polusi udara, dan lain sebagainya.

Program ini juga mendorong tata kelola baru yang bernilai ekonomis maupun  ekosistem. Maka Bank BRI berusaha hadir ditengah masyarakat tidak hanya dari sector bisnis, namun juga dalam hal social dan budaya untuk mewujudkan kolaborasi yang selaras.

“Pepatah Cina berbunyi : waktu terbaik untuk menanam pohon adalah 20 tahun yang lalu. Dan waktu terbaik berikutnya adalah sekarang,” katanya menyitir falsafah bijak Cina. Artinya, tidak ada kata terlambat untuk memulai sebuah perubahan, jika tidak sekarang mau kapan lagi?

“ langkah kecil ini akan berarti besar bagi generasi berikutnya. Mari kita lestarikan alam ini dan kembalikan keindahannya seperti dahulu kala, karena satu pohon di tanam, berarti akan ada satu harapan baru yang tumbuh,” tutur Hendrarto mengakhiri.

Sebelumnya diperoleh penjelasan, guna mendukung implementasi program ESG (Enviroment, Social & Governance), PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero Tbk menginisiasi ‘Program BRI Menanam’ yang diselenggarakan diseluruh unit kerja BRI yang tersebar diseluruh Indonesia.

“Pada tahun 2022 ini, BRI telah menyiapkan 376.400 Bibit untuk lahan desa, 226.800 bibit untuk nasabah KUR BRI Unit Eksisting, dan 151.201 Bibit untuk nasabah KUR BRI Unit Baru. Sedangkan untuk Regional Office BRI Yogyakarta sendiri akan menyalurkan 36.400 bibit untuk 182 Desa BRILIan, 23.100 bibit untuk nasabah KUR BRI eksisting dan 15.400 bibit untuk nasabah KUR baru,” ujarRegional CEO BRI Yogyakarta John Sarjono, di Yogyakarta,

Sedangkan Program BRI Menanam secara simbolis telah dilakukan beberapa waktu lalu dengan penyerahan bibit dan penanaman pohon mangga di Kampung Mataram, Jalan Ringroad Selatan Sewon, Kabupaten Bantul.

Menurut John Sarjono, Program BRI menanam merupakan inisiatif Bank BRI untuk berkontribusi menciptakan kondisi lingkungan dan sosial yang lebih baik melalui gerakan menanam tanaman produktif yang memiliki manfaat dan mampu mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan.

“Untuk mendukung kesuksesan program BRI menanam, jenis bibit yang ditanam masing-masing desa sudah sesuai dengan aspirasi masyarakat desa dan kesesuaian jenis lahan,” tambahnya.

Dengan demikian bibit yang ditanam tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan tetapi juga mampu mewujudkan kemandirian pangan. Bahkan diharapkan dapat menjadi salah satu produk unggulan desa sehingga bisa menjadi salah satu sumber pendukung pertumbuhan ekonomi desa.

Komitmen Bank BRI untuk terus melaksanakan Gerakan BRI menanam, menurut John Sarjono tidak hanya di tahun 2022, tetapi berkesinambungan pada ditahun berikutnya.

“Tentunya disertai komitmen untuk merawat dan terus mendukung pertumbuhan ekonomi desa melalui rangkaian program-program pemberdayaan desa dan nasabah BRI pada umumnya,” ujarnya. (gon)

Leave A Reply

Your email address will not be published.