Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

BPOM RI Menilai Iklan Obat Kuat Adalah Ilegal

GORONTALO CAKRAWALA.CO,- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia menilai bahwa obat kuat yang kerap menjamur sebagai iklan di media sosial merupakan sesuatu yang ilegal.

Direktur Pengawasan Obat Tradisional dan Suplemen BPOM RI, Inrdriaty Tubagus mengatakan bahwa kita sebagai masyarakat harus terlebih dahulu memastikan kebenaran obat tersebut sebelum dipakai atau pun untuk dikonsumsi.

“Biarlah dia ber iklan sampai pontang-panting tapi kita jangan cepat percaya iklan obat kuat itu. Tapi memang ada juga, mohon maaf kebanyakan bapak-bapak ingin mencari itu dan mencobanya,” kata Indriaty, saat kegiatan penguatan tindak lanjut ‘Pengawasan Iklan Pada Media Penyiaran Lokal’ di Grand Q Hotel, Kamis (19/9).

Menurutnya, tidak hanya produk ilegal saja yang menempel pada iklan obat kuat tersebut namun juga, banyak mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia; termasuk akan berdampak pada penyakit jantung.

“Oleh sebab itu, kita terus mensosialisasikan kepada konsumen. Supaya menjadi konsumen yang cerdas dalam mengkonsumsi suatu jenis obat-obatan,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM RI, Maya Gustina Andarini mengatakan bahwa keberadaan media hari ini begitu penting untuk mempromosikan ke publik perihal obat dan makanan.

“Namun dalam mempromosikan obat dan makanan ini harus sesuai dengan ketentuan. Karena tak jarang juga, ketika itu dipromosikan justru merugikan konsumen. Seperti kosmetik ilegal, obat kuat dan hal lain yang bisa membahayakan kesehatan ,” kata dia.

Dia berharap dalam kegiatan tersebut dapat memberikan output ke masyarakat pada umumnya; mulai dari iklan yang ditayangkan di televisi, lewat radio maupun media lainnya. Sehingga masyarakat tidak akan salah dalam membeli sebuah produk.****