BPKAD Cianjur Tunda Pencairan Alokasi Dana Desa

CIANJUR,CAKRAWALA.CO – Sejumlah kepala desa mendatangi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Para kepala desa menuntut BPKAD segera mencairkan Alokasi Dana Desa (ADD).

Audensi yang berlangsung di gedung aula BPKAD tersebut, Para kepala desa mempertanyakan hak para kepala desa yang hingga kini juga belum dicairkan oleh pihak BPKAD, padahal secara administrasi semua syarat sudah dilengkapi.

Menurut para kepala desa, belum dicairkannya alokasi dana desa oleh pihak badan pengelolaan keuangan dan aset daerah kabupaten cianjur, sangat merugikan para kepala desa serta perangkat desa. Apalagi alokasi dana desa dari pemerintah itu  merupakan hak para kepala desa berserta perangkat desa.

Dengan kondisi tersebut membuat para kepala desa menanggung beban moral kepada para perangkat desa terutama kepada istri dan anaknya karena belum bisa memberikan kewajiban menafkahi keluarganya.

Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Cianjur, Beni Irawan, kedatangan perwakilan kepala desa mempertanyakan keuangan yang sampai saat ini tak jelas pencairannya. Di sisi lain, kepala desa dituntut menyelesaikan pekerjaan.

“Bulan ini kita harus menggelar musren (musyawarah rencana). Mau musren gimana yang ini saja belum dikerjakan,” tambah Beni.

Kabarnya, lanjut Beni, kendalanya ada di staf BPKAD. Mandeknya pencairan ADD tahap pertama sudah berjalan tiga pekan. “Tapi kadis (kepala dinas) berjanji dalam waktu dua hari setelah ditanda tangan akan dicairkan tapi jika semua berkas sudah masuk. Nanti dananya akan disalurkan melalui RKU Desa,” ucapnya.***(d_hen)

Facebook Comments
%d bloggers like this: