Cakrawala News
Portal Berita Online

BPD Wonokasian Ungkap Ada Kejanggalan Realisasi Anggaran

0 471

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wonokasian, Kecamatan Wonoayu, menduga ada pemalsuan Tanda tangan ketua BPD oleh oknum pemerintah Desa Setempat.

Hal ini terkait, pihak Pemdes yang tidak melibatkan BPD dalam beberapa hal yang berkaitan dengan anggaran. Yang harusnya ada persetujuan BPD, tentang Surat Pertanggung jawaban (SPJ), rekening koran dan sebagainya yang kami tanyakan, Pemdes tidak memberi jawaban yang jelas.

Seperti diketahui BPD adalah lembaga perwujudan Demokrasi,dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa, bisa dianggap “parlemenya” Desa.

Permasalahan ini ada,  ketika Kades yang menang Pilkades. Saat memimpin, para rival yang duduk di lembaga desa di ganti semua.

Termasuk pasca meninggalnya Sekdes lama digantikan Plh Sekdes baru yang termasuk orangnya sendiri. Penunjukkan Plh Sekdes tanpa komunikasi dengan BPD.

Begitu juga dengan pembahasan Refocusing APBDes 2021. Anggaran Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) sebesar Rp 50 juta diduga pencairannya tanpa persetujuan BPD. Padahal, itu kewajiban Kades dan Pemdes untuk melibatkan persetujuan dan tanda tangan  BPD.

“Dari dana SDGs Rp 50 juta, ada dugaan kuat sekitar 35 juta menguap disalahgunakan,”ujar sumber yang dipercaya yang duduk di lembaga desa, Selasa 31 Agustus 2021.

Pembahasan RPJMDes juga tanpa melibatkan BPD. Sehingga sampai sekarang Pemdes dan BPD terutama dengan Kades hubungannya renggang. Sumber tersebut mengakui sudah diundang oleh Camat untuk dimediasi. Namun belum ada hasilnya.

Sementara pihak Pemdes sudah dikonfirmasi terkait ini,dan membenarkan bahwa ada mediasi di Kecamatan Beberapa Hari lalu dan mengatakan masalah ini sudah selesai.

Dan membenarkan Hadir di Mediasi tersebut Camat Wonoayu, Probo Agus Sunarno, S.Sos, SekCam Wonoayu, Kades Wonokasian, Sunariyono, Sekdes Edy dan BPD,” tutupnya.

Sementara itu Camat Wonoayu, Probo Agus Sunarno, S.Sos, membenarkan ada mediasi. “Istilanya BPD meminta laporan secara resmi dari pihak Pemdes. Saya menyarankan ke pihak desa membuat laporan realialisasi anggaran. Tapi pada perinsipnya yang ditanyakan terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa, (RPJMDes). Dan pihak Pemdes Desa Wonokasian, Senin malam 30 Agustus 2021 melakukan rapat RPJMDes di kantor balai desa sudah clear kok,” Ujar Pak Camat Wonoayu yang memastikan sudah tidak permasalah. (Wiwit/Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.