Cakrawala News
Portal Berita Online

BPBD : Cianjur Aman Pasca Terjadinya Gempa

5

CIANJUR,CAKRAWALA.CO-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur memastikan sejumlah daerah yang berpotensi terdampak gempa dalam kondisi aman.

Hal itu diungkapkan, Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifai, saat dihubungi wartawan, Sabtu (16/12/2017).

Rifai menyebutkan, dampak dari gempa yang berpusat di Tasikmalaya dini hari tadi menyebabkan satu unit rumah milik Cucun, warga Kampung Koleberes, Desa Cikadu, Kecamatan Cikadu mengalami rusak pada bagian dindingnya.

ads bukopin

“Secara keseluruhan dalam kondisi aman, satu rumah di Kecamatan Cikadu yang mengalami rusak pada bagian dinding, dan tak ada korban jiwa,” jelas Rifai.

Rifai mengimbau, masyarakat yang berada di daerah rawan bencana, terutama yang berada di wilayah Cianjur bagian selatan agar meningkatkan kewaspadaan. “Tapi warga harus tetap siaga dengan kondisi saat ini,” katanya.

Menurut dia, kawasan selatan Cianjur seperti Agrabinta dan Sindangbarang juga dalam kondisi yang relatif aman. Walaupun, keduanya merupakan salah satu wilayah yang perlu diwaspadai, karena berpotensi terdampak gempa.

Rifai menjelaskan, untuk sementara ini masyarakat yang berada di sekitar pantai sudah diminta untuk menjauh oleh pihak kecamatan setempat.

“Intinya dengan kondisi saat ini, masyarakat harus tetap waspada. Terutama, mereka yang berada di lokasi rawan bencana,” kata dia.

Beberapa jam setelah gempa mengguncang area Jawa Barat, kini dipastikan warga Cianjur di titik-titik rawan dapat kembali melanjutkan aktivitasnya.

Sementara itu, warga dan nelayan di Pantai Jayanti Kecamatan Cidaun, yang sempat mengungsi ke dataran tinggi telah kembali ke kediaman masing-masing.

Setelah mengungsi sejak tengah malam hingga dini hari, para nelayan pun sudah beraktivitas seperti biasanya.

“Warga Kampung Jayanti mengungsi ke daerah Pasir Angin. Berbondong-bondong mengungsi setelah dapat peringatan,” kata tokoh nelayan Pantai Jayanti, Asep Samudera.

Asep mengatakan, hampir sebagian besar warga di kampung yang rawan tsunami mengungsi. Imbauan aparat setempat untuk mengungsi, kemudian dilakukan oleh hampir 70 persen warga Jayanti.

Saat ini, sebagian nelayan sudah kembali melaut di Pantai Jayanti. Menurut dia, sebagian besar nelayan nekat melaut untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka.*** (ang/d_hen)

Comments are closed.