Bobol Rp 2,2 Miliar Di Brankas Mall Luwes Sragen,Tiga warga Karanganyar Dibekuk.

SRAGEN JATENG CAKRAWALA.CO ,-Kasus pembobolan Swalayan Luwes Sragen, Jawa Tengah,beberapa waktu lalu akhirnya terungkap.

Polres Sragen sukses menangkap tiga orang pelaku pembobolan brankas, pusat perbelanjaan terbesar di Sragen, ketiga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang melakukan aksi kejahatannya pada Kamis (31/1/2019). dengan modus pembobolan brankas berisi Rp 2,2 miliar di luwes Sragen, Jawa Tengah. Yang masing masing Supriyanto alias Gendon, Narwan Lusdiyanto alias Iwan, dan Risang Gilang Purboyo alias Risang.yang kesemuanya merupakan warga karanganyar, jateng.hanya bisa pasrah saat dibekuk jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sragen.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan saat menggelar konferensi pers pada rabu( 06/0219) di mapolres sragen,mengatakan, tiga pelaku diamankan masing-masing di Karanganyar, Jawa Tengah dan Banjar, Jawa Barat. Pelaku pertama ditangkap adalah Supriyanto. Setelah itu, polisi menangkap dua pelaku, yakni Iwan dan Risang,Dimana ketiganya beraksi sebelum pusat perbelanjaan tutup, pelaku Iwan masuk pukul 20.00 WIB. Pelaku bersembunyi di gudang,Setelah pusat perbelanjaan itu tutup,pelaku Iwan yang bersembunyi di gudang beraksi di dalam dengan menggunakan peralatan berupa gerinda listrik untuk membuka brankas,Sementara dua pelaku lainnya menunggu di luar pusat perbelanjaan, ” kata Yimmy.

Yimmy menambahkan,pada enam bulan yang lalu pelaku juga menawarkan pembuatan brankas kepada manajemen pusat perbelanjaan. Jadi, pelaku sudah mengetahui kelemahan-kelamahan brankas,” jelas Yimmy.

Selain di Sragen, lanjut Yimmy, satu tahun yang lalu para pelaku juga melakukan pembobolan brankas di pusat perbelanjaan di Ngawi, Jawa Timur. Dalam pembobolan tersebut Pelaku berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp 600 juta,” terangnya.

 

 

Dari hasil penangkapan ketiga pelaku, polisi menyita uang tunai Rp 1,2 miliar sisa dari total Rp 2,2 miliar yang belum digunakan, 2 unit mobil, 3 sepeda motor, perhiasan, jam tangan, dan gerinda listrik yang digunakan pelaku untuk membuka brankas.

Atas perbuatanya, ketiga pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (AGb)

 

 

 

Facebook Comments
%d bloggers like this: