Cakrawala News
Portal Berita Online
ads idul fitri cakrawala
Harita idul

Bandara BIM Padang Resmi Gunakan GeNose Deteksi Covid-19 Untuk Calon Penumpang Pesawat di di BIM

0 150

Padang, Cakrawala.co,- Bandara Internasional Minang Kabau (BIM) resmi memberlakukan GeNose C-19 hari ini senin, 3 Mei 2021, terhadap masyarakat yang ingin menggunakan jasa layanan terbang di BIM Sumatera Barat.

Plt GM Imamura Ginting dalam keterangan pers nya bersama Sandra dari pihak Kimia Farma Sumbar menjelaskan, Untuk melakukan pencegahan penularan Covid-19, saat ini BIM resmi telah memperlakukan Pemeriksaan lewat GeNose terhadap penumpang yang ingin bepergian.

Diketahui sebelum GeNose diberlakukan, Pihak BIM kepada calon penumpang juga telah memperlakukan penggunaan Rapid test Antibody dan Rapid Antigen bagi calon penumpang pesawat.

“Dengan menggandeng Kimia Farma, BIM saat ini menyediakan pemeriksaan Genosa C-19 kepada calon penumpang selain Rapid test Antibody dan Rapid Test Antigen,” jelasnya.

Sedangkan untuk biaya Genosa C-19 sendiri lebih murah, hanya dihargai dengan tarif 40 ribu rupiah saja. “Harga pemeriksaannya lebih murah ketimbang Rapid Antibody seharga 145 ribu rupiah, dan rapid test antigen dengan tarif 200 ribu rupiah,” katanya .

Saat disinggung apakah Kimia Farma memonopoli pomeriksan Covid-19 di bandara, Imamura Ginting memaparkan, Kimia Farma tidak melakukan monopoli dalam hal pemeriksaan Covid-19 di bandara.

“Hubungan Kimia Farma dengan Angkasa Pura sebagai bentuk sinergitas BUMN yang sesuai dengan arahan dari Kementrian BUMN. Kebetulan saja di Sumbar yang ada hanya Kimia Farma saja,” tambahnya.

Namun, kata Imamura Ginting jika dalam pemeriksaan Genose C-19 nantinya didapatkan penumpang dengan hasil positif, maka akan diteruskan pemeriksaan melalui rapid antigen dan PCR.

“Jika calon penumpang ada yang positif, maka ia tidak diperbolehkan terbang. Untuk tiketnya sendiri, penumpang boleh refund atau reschedule penerbangan tanpa mengenakan biaya,” jelasnya.

Sementara, Sandra dari Laboratorium Klinik Kimia Farma yang menguraikan cara kerja GeNose, mengatakan bahwa alat yang akan diberlakukan sangat sensitif.

“Alat yang dipakai dalam memeriksa dengan sistem Genose C-19 sangatlah sensitive. Artinya, sebelum diperiksa, penumpang harus berpuasa setengah jam sebelum di pemeriksaan dilakukan”. terang dia.

Berikut keterangan sebelum ditest dengan alat GeNose: bagi calon penumpang tidak diperbolehkan menghisap merokok, tidak menkomsumsi jengkol, petai, durian, bawang putih, kopi, teh, serta makanan dan minuman yang beraroma kuat lainnya.

“Dan bagi calon penumpang juga dilarang menggunakan bahan aroma yang berlebihan seperti wangi-wangian, minyak telon, minyak kayu putih, dan handsanitizer sebelum pemeriksaan,” tutupnya. (**)

Leave A Reply

Your email address will not be published.