Cakrawala News
Portal Berita Online

Bertahun Tahun Reklame Tidak Berizin di Jakarta Pusat Bertengger, Satpol PP Tutup Mata

 

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Reklame tidak berizin yang bertengger dan berdiri tegak di atas tiang tumbuh luput dari pengawasan Satpol PP hingga bertahun-tahun.

Pasalnya, di Jakarta Pusat reklame terletak dibilangan Letjend Suprapto Galur dan Gunung Sahari Raya Kemayoran dibiarkan berdiri tegak yang semestinya keberadaan reklame tersebut sudah tidak ada lagi, sejak dikeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor: 148 tahun 2017 tentang penyelenggaraan reklame di DKI Jakarta.

Menyikapi soal reklame tersebut, Ketua Lembaga Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD), Victor Irianto Napitupulu mengaku, miris dengan kinerja Satpol PP karena tutup mata dan telinga hingga bertahun-tahun.

“Reklame yang berdiri di tiang tumbuh itu, seharusnya sudah tidak ada lagi. Sejak dikeluarkan Pergub nomor: 148 tahun 2017 tentang penyelenggaraan reklame,” jelasnya, Senin (02/12/2019) sore.

Selain itu, kata Victor, tentang izin reklame tiang tumbuh itu sudah tidak lagi dikeluarkan ijinnya atau diperpanjang, karena sekarang yang diperbolehkan hanya tipe videotron yang menempel didinding gedung.

“Reklame yang masih berdiri di tiang tumbuh itu, biasanya ijinnya sudah kedaluwarsa dan pajak media reklame nya juga tidak dibayar,” tandasnya.

Ia menjelaskan yang anehnya, ada anggaran penebangan reklame di DKI dan nilainya cukup besar.

“Ada ratusan titik reklame bermasalah di DKI. Kuat dugaan pembatalan penebangan dimaksud sarat dengan kebijakan, sehingga mafia reklame gentayangan,” paparnya.

Meski begitu, sejumlah pejabat tingkat kota Jakarta Pusat enggan berkomentar saat dimintai tanggapan tentang reklame-reklame yang bertengger di tiang tumbuh tersebut. (Is)

%d bloggers like this: