Cakrawala News
Portal Berita Online

Bersinergi Dengan Pemerintah,Majelis Adat Keraton Nusantara Siapkan Lahan 142.000 Hektare Untuk Tanaman Pangan

0 84

 

SOLO CAKRAWALA.CO,-Majelis Adat Keraton Nusantara (MAKN) bersinergi  dengan Pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional, melalui mengembangkan tanaman unggulan selain padi. Dengan menyiapkan lahan seluas 142.000 hektare yang tersebar di berbagai daerah di tanah air.

 

 

Ketua Harian MAKN KPH Eddy Wirabumi saat memberikan keterangan pers usai rapat terbatas MAKN di Hotel Paragon Solo.Minggu(25/10/20) malam,menyampaikan pihaknya siap bersinergi  untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional, melalui mengembangkan tanaman unggulan selain padi.

ads bukopin

“Kami memberdayakan anggota MAKN mengembangkan tanaman unggulan selain padi di wilayah adat masing-masing. Seperti dilakukan Keraton Sumenep yang mengembangkan jagung,” papar Wirabumi.

Nantinya MAKN akan mengembangkannya di masing-masing di kerajaaan di seluruh Nusantara dengan tanaman unggulan selain hasil dari padi, seperti di Sumenep adalah jagung untuk lebih lagi dikembangkan tanaman panganan dari jagung. Di Jawa Tengah juga  ada tales, gembili maupun pala pendem lainnya.

“Saat ini dengan melibatkan anggota MAKN, sedang menyiapkan lahan seluas 142.000 hektare yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia seperti Bima, Dompu dan sekitarnya,” imbuhnya.

MAKN sendiri, memiliki beberapa program yang bisa disinergikan untuk  mendukung program Ketahanan Pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah RI.

Diantaranya melakukan pemberdayaan kepada para petani padi di NKRI, pelatihan cara pembuatan pupuk hayati dengan bahan yang ada di sekitar petani. Kemudian penyuluhan cara menyuburkan tanah, dosis dan waktu pemupukan.

“Termasuk mengembangkan di masing-masing kerajaaan akan tanaman unggulan selain padi, seperti di Sumenep adalah jagung sehingga jagung lebih lagi dikembangkan tanaman panganan,” lanjutnya.

Tak heran jika MAKN bisa menjadi mitra bagi pemerintah dan bisa dapat mendukung kinerja Kementerian Pertanian dalam penyediaan komoditas pangan non beras lainnya.

“Kami (MAKN) merupakan mitra yang sangat strategis dari pemerintah karena kami ada sebelum lahirnya NKRI, pungkas Wirabhumi,” pungkasnya

 

Sejauh ini sudah ada lahan seluas 142.000 hektare yang tersebar di berbagai daerah, tempat di mana puluhan kerajaan yang tergabung dalam MAKN berada. Keberadaannya bisa dimanfaatkan dalam program ketahanan pangan yang dirancang MAKN. Pengelolaan akan dilakukan oleh masyarakat di sekitar lahan yang selama ini kesulitan mendapatkan akses modal, pendampingan, dan pasar.(AgB)

Leave A Reply

Your email address will not be published.