Cakrawala News
Portal Berita Online

Bersama Ryan D’Masiv,Lembaga Dewan Adat Bersih Bersih Keraton Kasunanan Surakarta

0 1,480

 

Solo Cakrawala.Co,-Keraton Kasunanan Surakarta melalui Lembaga Dewan Adat (LDA) bersinergi dengan TNI-Polri, sentono dalem, abdi dalem, relawan, mahasiswa dan masyarakat.Menggelar bersih-bersih bersama di seputaran area  keraton Kasunanan Surakarta. Senin (22/03/2021) Kegiatan ini diharapkan bisa nguri-uri Keraton Kasunanan Surakarta Sebagai pusat kebudayaan.

 

 

 

Bersih-bersih Keraton Kasunanan Surakarta akan digelar selama satu minggu kedepan.Diawali senin (22/03/2021) hari ini, Sekitar 250 orang,yang terdiri dari unsur TNI/Polri,Abdi dalem, masyarakat dan juga relawan,yang salah satunya adalah Ryan vokalis Band D’Masiv.ikut terlibat dalam aksi yang bertema #Lestarikankraton tersebut.

Tidak hanya bangunan Keraton yang merupakan warisan cagar budaya,bersih bersih juga dilakukan di seputaran alun alun seperti mencabuti rumput dan membersihkan semak semak.

Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA)  Keraton Kasunanan Surakarta GKR Wandansari Koes Moertiyah (Gusti Moeng) mengungkapkan, kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan 250 orang.”Tiap hari nanti melibatkan 200 orang selama seminggu kedepan,” jelasnya.Sebenarnya ungkap Gusti Wandansari antusias masyarakat juga luar biasa untuk berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih keraton.”Namun jumlah pesertanya harus sesuai dengan ketentuan satgas Covid-19,tidak boleh melebihi,” papar Gusti Moeng.

 

Sementara itu Vokalis band D’Masiv, Ryan menyebut selama ini dirinya mengikuti perkembangan yang terjadi di dalam Keraton Solo melalui pemberitaan di media massa.”Buat saya apa yang selama ini terjadi di dalam internal keraton jika ada suatu perbedaan merupakan satu hal yang wajar. Tapi setiap masalah pasti bisa dibicarakan,” ungkapnya.

Ryan juga merasa bangga ikut bagian dan kegiatan bersih-bersih Keraton. Kegiatan tersebut adalah gerakan yang luar biasa. Menunjukkan bahwa masyarakat peduli dengan keberadaan (kelestarian) Keraton. “Karena melestarikan keraton adalah melestarikan Indonesia juga. Dengan #lestarikankraton,” jelas Ryan.

Menurut Ryan,Keraton merupakan simbol dari Kebhinekaan. Dirinya bahkan siap menjadi relawan. Meski dirinya besar di Jakarta tapi tidak menghalanginya ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.”Karena tujuannya memang melestarikan sejarah. Peradaban ini harus disambung lagi mata rantainya ke generasi yang muda .Karena mungkin banyak generasi muda yang belum paham atau bahkan tidak tahu sejarahnya Kraton. Saya harap generasi milenial bisa menyebar di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

 

Ketua Harian Majelis Adat Kerajaan Nusantara, KP Eddy Wirabhumi menambahkan bahwa mulai hari ini mengawali kegiatan bersih Keraton untuk melestarikan Keraton.Dengan mengusung # Keraton Untuk Indonesia, bukan hanya semata untuk Keraton Surakarta karena tujuannya adalah berawal dari Surakarta akan menuju ke seluruh Keraton di Indonesia.

Ditambahkan Wirabumi, alasan utama keraton harus dilestarikan adalah melestarikan adat dan tradisi budaya. Karena adat dan tradisi budaya yang ada di seluruh Indonesia  itulah sejatinya simbol dari Kebhinekaan Indonesia.

Untuk itu pihaknya juga mengajak elemen Keraton, baik itu Sinuhun PB XIII bersama seluruh potensinya, seluruh elemen dari TNI-Polri, mahasiswa, pemerhati budaya, pecinta budaya agar menjaga dan merawat apa yang disebut nilai-nilai kebudayaan.”Karena sejatinya merawat melestarikan Keraton adalah merawat adat dan tradisi budaya dan Kebhinekaan kita,” pungkasnya.(AgB)

Leave A Reply

Your email address will not be published.