Cakrawala News
Portal Berita Online

Berkat Idah Syahidah, 136 LPI di Pohuwato Terima BOP dari Kemenag RI

0 41

CAKRAWALA GORONTALO – Berkat komunikasi dan perjuagan Idah Syahidah, 136 Lembaga Pendidikan Islam (LPI) di Kabupaten Pohuwato menerima Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dari Kemenag RI.

Lembaga itu terdiri dari pondok pesantren (ponpes), Madrasah Diniyah Takmiliah (MDT) dan Taman Pendidikan Alquran (TPA/TPQ).

Menurut Anggota Komisi VIII DPR RI Idah Syahidah, waktu penyaluran tahap pertama, ada 5 ponpes, 14 MDT, dan 10 TPA/TPQ di Kabupaten Pohuwato yang mendapatkan bantuan.

ads bukopin

“Dan penyaluran tahap kedua ini, alhamdulillah meningkat jadi 136 lembaga,” kata Idah Syahidah saat melakukan kunjungan ke Pohuwato untuk menyalurkan 100 paket bantuan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Senin (19/10/2020).

Tak hanya menyalurkan bantuan Kementerian PPPA, Idah itu juga turut mengawal langsung penyaluran Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) di kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pohuwato.

Mengingat BOP tersebut juga merupakan hasil perjuangan dan komunikasi yang dilakukannya dengan Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Sebelumnya, terdapat juga 172 ponpes, MDT dan TPA/TPQ) se-provinsi Gorontalo yang mendapatkan BOP dari Kemenag RI dengan anggaran berkisar Rp 3,3 Miliar.

Bantuan tersebut merupakan BOP yang disalurkan pada tahap pertama. Sementara pada tahap dua, lembaga yang mendapat bantuan menjadi 785 lembaga Ponpes, MDT dan TPA-TPQ. Total bantuannya sebesar Rp 7.6 miliar.

Angka tersebut menjadikan Gorontalo sebagai provinsi yang terbesar menerima BOP dari Kemenag RI.

Kata Idah Syahidah, dari beberapa daerah yang mendapatkan bantuan, Kabupaten Pohuwato menjadi daerah kedua terbanyak penerima BOP dari Kemenag RI.

Para penerima BOP dari Kemenag RI tersebut, kata Idah, masing-masing mendapatkan bantuan senilai Rp 10 juta tanpa ada potongan.

Ada juga lembaga yang mendapatkan BOP Kemenag RI mulai dari Rp 15 juta sampai Rp 50 juta per lembaga tergantung kriteria dan jumlah santri di dalamnya.

“Sebelum ada bantuan ini, saya pernah kunjungi satu TPQ itu sepi. Setelah terima BOP ini, diset semua isi ruangan yang ada di dalam TPQ itu jadi serba hijau. Mereka tidak menyangka dapat bantuan Rp 10 Juta itu, ini menumbuhkan semangat mereka,” kata istri Gubernur Gorontalo itu.

Idah Syahidah berjanji akan terus memperjuangkan anggaran dari pusat ke daerah untuk kesejahteraan rakyat Gorontalo, termasuk BOP Kemenag RI ini.

“Insyaallah tahun berikutnya ada penambahan lagi di Gorontalo,” tandasnya.

(Aden)

Leave A Reply

Your email address will not be published.