Cakrawala News
Portal Berita Online

Berikut Ini 3 Poin Tuntutan Mahasiswa Sidoarjo dalam Aksi Demo Hari Ini

0 460

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Puluhan Mahasiswa di Kabupaten Sidoarjo menggelar aksi unjuk rasa di dalam alun-alun kabupaten setempat. Mereka menuntut tiga poin kebijakan yang dinilai sangat meresahkan masyarakat selama adanya aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang dilakukan oleh Pemerintah.

Aksi demo mahasiswa dalam menyuarakan tuntuntan tiga poin kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sedikit berbeda dengan aksi unjuk rasa pada umumnya. Kali ini mereka berdemo dialihkan didalam alun-alun mereka berorasi menuntut dan sambil beraudensi di bawah teriknya matahari bersama Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor dan Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro.

Para mahasiswa mempertanyakan aturan kebijakan yang diambil oleh Pemerintah terkait penyekatan jalan berlapis, pendistribusian Bansos tidak merata dan pemadaman penerangan jalan selama adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Aturan tersebut dinilai para mahasiswa sangat meresahkan masyarakat luas karena berdampak pada semua sektor terutama pada sektor ekonomi masyarakat kecil.

Ilham salah satu kordinator aksi mengaku sudah selakyaknya Pemerintah melakukan PPKM “namun ada hal-hal yang dirasa kurang sehingga menjadikan catatan besar bagi mahasiswa. Selain itu pelaksanaan PPKM dinilai sudah maksimal akan tetapi ada beberapa elemen yang merasa belum merasakan maksimalnya kegiatan PPKM tersebut,” Ujar Ilham.

Aksi demo Mahasiswa Sidoarjo di alun-alun.

Sementara itu Bupati Sidoarjo mengajak para mahasiswa untuk bersatu bersama dalam mensukseskan PPKM dan semuanya itu harga mati. “Sedangkan terkait tiga poin tuntutan mahasiswa telah menjelaskan semua apa yang terjadi dikabupaten sidoarjo selama penerapan pemberlakuan PPKM.

Aksi demo PPKM di Kabupaten Sidoarjo ini berlangsung damai dan para mahasiswa membubarkan diri usai melakukan audensi bersama Bupati Sidoarjo dan Kapolresta. (Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.