Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Berebut Aset Pemerintah, Ini Penjelasan Kepala SMKN 1 Garut

0 30

GARUT JABAR CAKRAWALA.CO – Kepala Sekolah Menegah Kejuruan Negeri  (SMKN) 1 Garut, Jawa Barat Dadang Johar Arifin mempersilahkan siapapun untuk mempergunakan bagunan eks supermarket yang semula dikelola pihaknya sebagai Bisnis Center  tempat  kegiatan belajar siswa.

“silahkan saja mau dipergunakan siapapun setelah memiliki kejelasan mengenai status tanah tersebut atas dasar keputusan pemilik aset yang saat ini berada di pemerintah provinsi Jawa Barat,” Kata Dadang Johar Arifin saat ditemui, Rabu (10/6/2020).

Menurut Dadang sepengetahuan dirinya bawa aset terutama bangunan yang terletak dikawasan Simpang Lima Tarogong Kidul Garut tersebut pada awalnya di bangunan tahun 1994 pemberian dari Direktur SMK Direktorat SMK Kementrian Pendidikan Indonesia dengan peruntukan Bisnis Center bagi SMKN 1 Garut dulu masih SMEA/

“Dulu diperuntukan bagi praktek para siswa jurusan akuntansi dan sekretaris,” ungkapnya.

Dadang juga menyebut dalam perkembangannya Bisnis Center yang dikelola pihak SMKN tersebut belakangan mengalamikelesuan karen kalah bersaing dengan pasar-pasar modern dan bisnis ritel lainnya yang menjamur hampir diseluruh wilayah di Kabupaten Garut.

“Maka pada tahun 2018 karena kondisi bisninya semakin berat maka difungsikan menjadi Laboratorium Farmasi berikut Apotek yang ijinnya sudah diperoses oleh pihaknya dari pihak terkait,”tuturnya.

Ia menambahkan akan tetapi sebelum laboratorium dan Apotek dioperasikan keburu datang surat dari Sekretariat Daerah Kabupaten Garut bahwa penggunaan bagunan dan aset tersebut tidak dapat diperpanjang lagi.

“Dengan isi suratnya bahwa gedung tersebut akan digunakan oleh Dinas Pertanian karena memang pemilik aset sebelumnya adalah Dinas Pertanian Propinsi, namun tiba-tiba surat dari Pak Sekda itu realisasinya tidak sesuai bahwa kemudian aset bangunan tersebut akan dipergunakan oleh Kadin,”paparnya.

Dadang menegaskan pihaknya sebenarnya tidak keberatan jika hal tersebut sudah sesuai prosedur karena belakangan pengendali aset dan bangunan tersebut adalah pemerintah propinsi melalui dinas pendidikan setelah kewenangan penanganan bidang pendidikan menengah dikembalikan kepada pemerintah provinsi.

“Sejauh ini belum ada pernyataan dan ijin dari bagian aset provinsi terkait penggunaan aset tersebut, makanya kami di SMKN 1 Garut masih mempertahankannya,”tukasnya.

Sementara itu diperoleh informasi sebelumnya bahwa pihak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Garut berhasrat menempati bangunan tersebut setelah Bupati Garut Rudy Gunawan  mengijinkan Kadin untuk mempergunakan bagunan sebagai  Kantor sekretariat Kadin Garut sementara waktu.***jmb

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: