Cakrawala News
Portal Berita Online

Berdalih Kebutuhan Ekonomi, IRT Jadi Mucikari Prostitusi Online

0 23

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Indri Serli Mardiana alias ISM (34) seorang warga Kabupaten Madiun ini hanya tertunduk pasrah saat digelandang petugas Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun, Selasa 11 Agustus 2020.

Pasalnya, ibu rumah tangga yang sehari-hari menjadi penjual mainan dan terapis pijat ini, nekat menjalani bisnis syahwat dengan berperan menjadi mucikari, dengan dalih memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya. Menurut pengakuannya kepada petugas kepolisian Polres Madiun, dirinya menjalani bisnis haram ini sejak awal masa pandemi Covid-19 (virus Corona), Januari 2020 lalu.

Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Aldo Febrianto, saat konferensi persdi Mapolres Madiun menjelaskan, terbongkarnya kasus ini berawal ketika anggota Unit PPA Reskrim Polres Madiun melakukan penyelidikan dan mengamankan dua orang berinisial SW (20) alias Cempreng, dan AN (15) alias Nopek di salah satu penginapan di Kabupaten Madiun, Sabtu 1 Agustus 2020 malam.

ads bukopin

“Kita lakukan interogasi terhadap kedua saksi. Dari keterangan SW dan AN, kemudian kami mengamankan ISM, terduga perantara atau mucikari,” kata Kasat Reskrim.

Lebih lanjut Kasatreskrim mengatakan, tersangka ISM menawarkan SW dan AN kepada lelaki hidung belang melalui aplikasi social media MiChat dan WhaysApp. Dari hasil transaksi tersebut, tersangka mendapatkan uang sebesar 1,4 juta rupiah. Dengan pembagian, SW dan AN sebesar 600 ribu rupiah, sedangkan tersangka ISM mendapat Rp 200 ribu rupiah.

“Karena tersangka ISM ini dengan sengaja mengambil keuntungan dan mendistribusikan konten yang bermuatan pornografi, tersangka dijerat beberapa pasal,” ungkap AKP Aldo.

Akibat perbuatannya, tersangka bakal dijerat pasal UU Perlindungan Anak, kemudian pasal 296 dan 506 KUHP, dan Pasal 45 Undang-Undang ITE karena transaksi prostitusi menggunakan aplikasi MiChat dan WhatsApp, dengan ancaman hukuman terbulat di UU ITE maksimal 10 tahun penjara.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.