Cakrawala News
Portal Berita Online

Bercanda Nantang Duel Chandit Tewas Dibabat Pedang

0 251

JOGJAKARTA,CAKRAWALA.CO-Nasib naas menimpa Chandit Wahyudi ( 40 Tahun ) warga Boyolali yang selama ini tinggal di Parangtritis Kretek Bantul Yogyakarta yang meregang nyawa dibabat pedang oleh temannya sendiri Afrilian Christiantoro (28 Tahun ) hanya karena bercanda nantang duel pelaku yang sedang dalam pengaruh minuman keras. Beruntung jajaran Kepolisian Sektor Sewon Bantul Yogyakarta bekerja cepat dan dalam waktu tidak begitu lama berhasil menangkap pelaku.

Kejadian berawal ketika Kamis malam, korban Chandit Wahyudi menghubung pelaku Afrilian alias Ian dengan telepon dan ngobrol serta bercanda ngajak duel sampai mati. Pelaku yang saat itu sedang nongkrong dengan teman – temanya dan sebelumnya telah minum minuman keras menanggapi dengan serius dan langsung emosi.

Pelaku Afrilian alias Ian mencari Korban Chandit Wahyudi yang kebetulan kamis malam (14/1/2021) main di rumah temannya di Rt 02 Semail Sewon Bantul Yogyakarta. Pelaku Ian, berhasil menemui Korban Chandit Wahyudi. Saat bertemu tersebut Chandit hanya senyum – senyum melihat kedatangan Ian. Namun Ian justru naik pitam melihat korban senyum – senyum melihat dirinya. Pelaku yang sudah membawa pedang saat mencari korban langsung membabat korban. Awalnya berhasil ditangkis korban dengan tangan. Mendapatkan perlawan dari korban pelaku semakin membabi buta menyabetkan pedangnya hingga mengenai leher korban dan roboh. Ketika Korban roboh bersimbah darah, pelaku pergi sambil menenteng pedangnya yang masih ada noda darahnya.

” Saat kejadian itu, tidak ada yang berani keluar rumah. Karena warga sini takut dengan Ian si pelaku. Kami baru keluar rumah ketika pelaku pergi meninggalkan lokasi. Tetapi saat menganiaya korban saya dengar dari kamar rumah saya. Tapi saya takut,” ungkap Dian Warga Rt 02 Semail Sewon Bantul saat ditemui Minggu (17/1/2021).

Sementara itu, Bambang rekan korban mengatakan, sebenarnya tantangan tersebut hanya bercanda. Sebab sebelumnya antara pelaku dan korban tidak ada masalah.

” Sebenarnya hanya guyonan ( candaan ) saja ketia korban menantang pelaku. Bahkan saat korban ketemu pelaku korban hanya senyum – senyum saja karena memang maksudnya hanya bercanda,” ujar Bambang.

Saat ini pelaku ditahan di Mapolsek Sewon Bantul Yogyakarta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah melakukan penganiayaan dan pembunuhan. Kapolsek Sewon Bantul Yogyakarta Kompol Suyanto mengatakan, pihaknya terus menggali infromasi dengan meminta keterangan para saksi untuk mengungkap motif pembunuhan tersebut.

” Pelaku berhasil ditangkap setengah jam usai kejadian saat mengemas pakaian. Atas perbuatannya tersebut pelaku dijerat pasal 355 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Kompol Suyanto Kapolsek Sewon. ( Okta/Santosa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.