Cakrawala News
Portal Berita Online

Belum Ada Kabar Klaster Baru Usai Libur Panjang di Garut

0 236

GARUT JABAR CAKRAWALA.CO – Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan pihaknya telah menerjunkan tim medis untuk melakukan tes usap terhadap para karyawan di tempat wisata dan hotel dalam rangka menelusuri penyebaran wabah covid-19 usai libur panjang.

Menurut Bupati Rudy hal itu dilakukan semata-mata untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 dimana pada masa libur panjang atau cuti bersama yang baru saja usai  terjadi lonjakan pengunjung ke sejumlah objek  wisata di Garut.

“Pengecekal yang petuas kami lakukan khusu bagi para pekerja atau karyawan hotel yang mengalami gejala misalnya suhu tubuhnya panas dingin (demam), nanti akan di-‘swab,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan kepada wartawan di Garut, Selasa (3/10/2020)

ads bukopin

Rudy mengatakan wabah covid-19 di Kabupaten Garut masih terus terjadi dengan ditemukannya warga yang  terkonfirmasi positif, sehingga perlu kewaspadaan untuk mencegahnya dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Petugas kami terus menelusuri penyebaran wabah covid-19 dengan melakukan tes usap terhadap orang yang pernah kontak fisik dengan pasien positif, tetapi diprioritaskan bagi yang menunjukan gejala mencolok,”ungkapnya.

“Termasuk pemeriksaan kesehatan terhadap karyawan hotel dan tempat wisata di Garut, kita prioritaskan bagi mereka yang mengeluhkan sakit atau menunjukan gejala usai libur hari nasional dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad.”tuturnya.

Rudy menyampaikan selama ini kawasan wisata dan hotel sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat seperti wajib memakai masker, cek suhu tubuh, rajin cuci tangan, dan mengatur jarak untuk menghindari penularan wabah covid-19.

“Namun untuk mengetahui dampaknya kita lihat satu dua hari ke depan,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Budi Gan Gan menambahkan pengunjung saat musim libur panjang cukup ramai atau terjadi peningkatan dibandingkan hari libur akhir pekan biasanya.

“tentu saja banyaknya kunjungan wisata ke Garut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk mencegah penularan covid-19 baik di tempat wisata maupun hotel. Petugas dari gugus tugas akan  melakukan tes usap secara acak terhadap wisatawan untuk mengetahui kondisi kesehatannya.”paparnya.

Ia menyampaikan, selama libur panjang, tim gugus tugas dibantu TNI dan Polri melakukan patroli untuk mengingatkan dan memberi peringatan kepada wisatawan agar menerapkan protokol kesehatan.

“Area wisata dijaga ketat oleh TNI dan Polri untuk penerapan protokol kesehatan,” katanya.

Sementara itu Salah seorang Pengurus Perhimpuran Hotel restoran Indonesia (PHRI) BPC Garut Tanto Sudianto Rieza menyatakan pihaknya menyambut baik maksud pemerintah melakukan langkah-langkah pemeriksaan swab tes bagi karyawan hotel dan restoran.

“Sepanjang untuk kebagian tentu saja pihak Hotel dan restoran akan mengikutinya, sejauh ini kami belum mendengan adanya keluhan atau gejala yang mencolok dari para karyawan dan pekerja di Hotel dan restoran,”ungkapnya.

Tanto juga menyakinkan upaya pengetatan protokol kesehatan di Hotel dan restoran sejauh ini sudah sangat maksimal sehingga diharapkan tidak ada atau muncul klaster covid di objek wisata.***jmb

Leave A Reply

Your email address will not be published.